Siswa Kelas 1 SD Integral Luqman Al-Hakim Nikmati Fun Cooking di Pasar Kebbun Saronggi Sumenep

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa kelas 1 SD Integral Luqman Al-Hakim Sumenep saat melaksanakan kegiatan Fun Cooking di Pasar Kebun (Za - garudajatim.com)

i

Siswa kelas 1 SD Integral Luqman Al-Hakim Sumenep saat melaksanakan kegiatan Fun Cooking di Pasar Kebun (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Keceriaan khas dunia anak-anak memenuhi kawasan Pasar Kebbun, Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Puluhan siswa kelas 1 SD Integral Luqman Al-Hakim menjalani pengalaman belajar yang jauh dari rutinitas ruang kelas.

Mereka mengikuti aktivitas outdoor “Fun Cooking”sebuah pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang memadukan kreativitas, interaksi sosial, serta kecintaan terhadap lingkungan.

Pasar Kebbun yang dikenal sebagai destinasi wisata edukasi berbasis alam menjadi panggung penuh warna bagi para siswa.

Dikelilingi pepohonan rindang, aliran sungai yang menenangkan, dan latar aktivitas perahu tradisional, suasana alami ini seolah menjadi kelas raksasa yang mengundang rasa ingin tahu anak-anak untuk terus bereksplorasi.

Dalam sesi Fun Cooking, siswa-siswi diajak menghias donat dengan puluhan pilihan topping. Meses aneka warna, taburan gula halus, hingga lelehan cokelat menjadi media seni kuliner kecil bagi mereka.

Keseruan tampak ketika tangan mungil mereka menaburkan topping sambil tersenyum bangga melihat hasil keterampilan sendiri.

Aktivitas ini tidak hanya melatih kreativitas dan motorik halus, tetapi juga menumbuhkan sikap teliti dan percaya diri dalam menghasilkan karya.

Ketika selesai, donat-donat itu bukan hanya camilan, melainkan hasil belajar yang membanggakan.

Keseruan tidak berhenti pada dapur mini. Para siswa kemudian menaiki perahu mengelilingi area sungai Pasar Kebbun.

Mereka memperhatikan perahu tradisional, vegetasi sungai, dan kehidupan masyarakat sekitar. Guru mengajak mereka berdialog ringan tentang alam, rasa syukur, dan pentingnya menjaga lingkungan.

Ketua pelaksana kegiatan, Hairunnisak, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari implementasi pembelajaran aktif yang mengedepankan pengalaman langsung.

“Melalui Fun Cooking, anak-anak tidak hanya belajar tentang makanan, tetapi juga tentang kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas. Dengan suasana alam yang indah, mereka bisa belajar dengan lebih rileks dan bahagia,” ujarnya. Sabtu (25/25)

Senada disampaikan Sekretaris kegiatan sekaligus guru pendamping, Novita Ramadhani, menyatakan bahwa pihaknya ingin anak-anak merasakan bahwa belajar itu menyenangkan.

“Melihat semangat dan senyum mereka hari ini, kami yakin pengalaman ini akan menjadi kenangan berharga yang menumbuhkan semangat belajar mereka ke depan,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Owner Pasar Kebbun, Moh. Fajar Siddiq, mengaku senang destinasi edukatif yang ia kelola dapat memberi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi lembaga pendidikan di Sumenep.

“Alhamdulillah, Pasar Kebbun sering menjadi tempat belajar dan mengenal alam. Kami sangat mengapresiasi kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di luar kelas, sehingga memberikan warna baru bagi siswa-siswi untuk lebih giat dalam belajar,” bebernya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan makan bersama donat hasil kreasi para siswa sambil menikmati udara segar dan canda tawa.

SD Integral Luqman Al-Hakim menegaskan bahwa program serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan berbasis pengalaman yang kreatif, aktif, dan bermakna.

Di tengah gempuran teknologi, sekolah ini membuktikan bahwa alam tetap menjadi guru yang paling lengkap, tempat dimana pengetahuan, kesenangan, dan karakter tumbuh berdampingan.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep
Ketika Kritik Media Dijawab dengan Emosi, Bukan Data
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
SPPG Bermasalah, Kritik Dibungkam: SPPI Sumenep Dinilai Tak Serius Tangani MBG
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:19 WIB

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB