Seluruh SMA di Sumenep Kembali Tatap Muka, Cabdin Pastikan Kehadiran Siswa Nyaris 100 Persen

Senin, 8 September 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Cabdin Sumenep, Budi Sulistyo, saat diwawancarai di kantornya (Za - garudajatim.com)

i

Kepala Cabdin Sumenep, Budi Sulistyo, saat diwawancarai di kantornya (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali bergeliat setelah sempat menjalani pembelajaran daring.

Seluruh SMA dan SMK di bawah naungan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Sumenep kini resmi kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka penuh.

Keputusan ini diambil menyusul kondisi Sumenep yang dinilai aman dan kondusif, sehingga sekolah tidak lagi memiliki alasan untuk menunda pembelajaran secara langsung.

Kepala Cabdin Sumenep, Budi Sulistyo, mengungkapkan bahwa kebijakan daring sebelumnya hanya berlangsung singkat.

“Dari 68 SMA dan SMK di wilayah Cabdin hanya dua sekolah yang sempat melaksanakan KBM daring, yakni SMA Negeri 1 Sumenep dan SMK 1 Sumenep,” ujarnya. Senin (8/25)

“Sejak 2 September seluruh sekolah kembali ke pembelajaran tatap muka. Artinya, respon sekolah cepat dan tidak ada kendala serius dalam transisi ini,” tuturnya.

Hal ini menunjukkan adaptasi sekolah yang semakin matang dalam menghadapi dinamika kebijakan, baik karena faktor keamanan maupun kebutuhan teknis di lapangan.

Contohnya, lanjut dia, di SMA Negeri 1 Lenteng dengan 180 siswa, hanya 3 izin, 5 sakit, dan tidak ada yang alfa. Sekolah swasta pun relatif sama, artinya antusiasme siswa kembali ke kelas cukup tinggi.

Dengan sistem pelaporan harian dari wali kelas ke Cabdin, data kehadiran ini menjadi indikator penting bahwa pembelajaran tatap muka memang lebih efektif menjaga keterlibatan siswa dibanding daring.

“Kami sudah koordinasi dengan aparat kepolisian dan intelijen. Sampai hari ini tidak ada indikasi keterlibatan pelajar. Ini penting karena masa depan anak-anak jangan sampai terpengaruh hal-hal yang tidak semestinya,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi jawaban atas keresahan orang tua yang khawatir anaknya terseret isu politik maupun sosial di luar ruang kelas.

Cabdin tidak hanya memastikan kelancaran KBM, tetapi juga menekankan perlunya pembinaan karakter. Guru dan kepala sekolah diimbau untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis siswa pasca masa pembelajaran campuran (daring-luring).

“Kami dorong sekolah menggelar pembinaan rutin, seperti apel, upacara, hingga kegiatan yang melibatkan TNI dan Polri. Harapannya siswa punya disiplin kuat, mental tangguh, dan lebih fokus pada masa depan,” imbuhnya.

Kembalinya KBM tatap muka penuh di Sumenep menandai sebuah momentum sekolah-sekolah kini semakin siap menghadapi dinamika sosial, keamanan, maupun tantangan teknologi.

“Tingkat kehadiran siswa yang tinggi memperlihatkan semangat baru, baik dari siswa, guru, maupun pihak sekolah,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB