Santri Kepulauan Dapat Angin Segar, DPRD Sumenep Gratiskan Transportasi Laut ke Pesantren

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, saat mengungkapkan tentang program transportasi laut gratis (Istimewa - garudajatim.com)

i

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, saat mengungkapkan tentang program transportasi laut gratis (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Jawa Timur, kembali menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kepulauan.

Kali ini, melalui program transportasi laut gratis, para santri diberi kemudahan untuk kembali ke pondok pesantren tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang selama ini menjadi kendala utama.

Kebijakan ini berlaku pada rute strategis Pelabuhan Jangkar dan Kalianget, dua jalur vital yang menghubungkan pulau-pulau di wilayah Sumenep dengan daratan. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pendidikan berbasis keagamaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kepulauan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Hosnan, menilai langkah ini sebagai terobosan progresif yang tidak hanya berdampak pada sisi ekonomi, tetapi juga memperkuat keberlanjutan pendidikan santri di daerah kepulauan.

Menurutnya, selama ini biaya transportasi laut menjadi beban tersendiri bagi keluarga santri. Kondisi geografis yang terpisah oleh laut membuat akses pendidikan tidak selalu mudah dijangkau tanpa dukungan kebijakan yang berpihak.

“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat kepulauan. Pemerintah hadir memberikan solusi konkret, terutama bagi para santri yang menjadi generasi penerus daerah,” ungkapnya. Minggu (29/03/26).

Ia menyatakan, kebijakan ini juga mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga eksistensi pesantren sebagai pilar pendidikan dan moral masyarakat Sumenep.

Dengan akses yang lebih mudah, lanjut dia, santri diharapkan dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan tanpa dihantui persoalan biaya.

Tak hanya itu, pihak legislatif juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program tersebut agar berjalan konsisten dan berkelanjutan. Evaluasi berkala dinilai penting agar pelayanan transportasi semakin optimal dan tepat sasaran.

“Ke depan, kami berharap program ini bisa diperluas, baik dari sisi jadwal, armada, maupun jangkauan wilayahnya,” tegas Hosnan.

Program transportasi laut gratis ini sekaligus menjadi simbol kehadiran negara di wilayah kepulauan, yang selama ini kerap menghadapi keterbatasan infrastruktur dan layanan publik. Dengan kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di daratan, tetapi juga menjangkau wilayah terluar.

Di tengah tantangan geografis, langkah ini menjadi angin segar bagi para santri dan keluarganya. Harapannya, kemudahan akses ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dalam membangun masa depan Sumenep.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB