RSUDMA Sumenep Hadirkan Psikolog di Poliklinik Jiwa, Layanan Kesehatan Mental Kini Lebih Komprehensif

Selasa, 30 September 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Psikolog di Poliklinik Jiwa RSUDMA Sumenep, Nidaul Imaniya, saat bertugas (Za - garudajatim.com)

i

Seorang Psikolog di Poliklinik Jiwa RSUDMA Sumenep, Nidaul Imaniya, saat bertugas (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menghadirkan tenaga psikolog di Poliklinik Jiwa sejak 1 Mei 2025.

Kehadiran tenaga profesional ini bukan sekadar pelengkap, melainkan upaya serius rumah sakit untuk memperkuat layanan kesehatan mental masyarakat yang kian kompleks di era modern.

Psikolog yang bertugas, Nidaul Imaniya, siap memberikan pendampingan menyeluruh kepada pasien dengan beragam persoalan psikis, mulai dari kesulitan penyesuaian diri, gangguan pola pikir, hingga masalah perilaku sehari-hari. Kehadirannya diharapkan menjadi jembatan penting antara kebutuhan medis dan aspek psikologis pasien.

Kepala Seksi Informasi RSUDMA, Erfin Sukayati, mengatakan bahwa inovasi layanan ini lahir dari kesadaran bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

“Poliklinik Jiwa ini menjadi wujud dedikasi kami untuk mendampingi pasien yang mengalami gangguan kejiwaan maupun mereka yang membutuhkan perawatan mental yang tepat,” ujarnya. Selasa (30/25)

Erfin menjelaskan, keberadaan psikolog menambah nilai komprehensif layanan Poli Jiwa yang sebelumnya lebih berfokus pada pengobatan medis. Kini, pasien dapat merasakan ruang konsultasi yang nyaman, representatif, serta didesain kondusif agar proses terapi berjalan efektif.

“Kami ingin pasien, termasuk anak-anak, bisa mendapatkan layanan profesional dengan suasana yang tenang dan menenangkan,” imbuhnya.

Layanan Poliklinik Jiwa RSUDMA menyasar lintas usia, mulai dari anak, remaja, hingga dewasa. Metode utama yang digunakan berupa konseling dan psikoterapi, dengan pendekatan yang disesuaikan pada kebutuhan pasien.

“Pendekatan yang kami gunakan tentu fleksibel, baik dalam bentuk psikoterapi maupun konseling intensif. Harapannya, setiap pasien benar-benar mendapatkan solusi yang tepat untuk kondisinya,” jelasnya.

Sejak dibuka, Poli Jiwa rata-rata melayani 2–4 pasien per hari, angka yang menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat Sumenep terhadap pentingnya kesehatan mental mulai tumbuh.

“Dengan adanya jadwal yang fleksibel, kami berharap masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan kesehatan mental,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB