Riset penelitian Disertasi Naghfir, Melanjutkan perjuangan Gusdur dalam pengembangan Keuangan Syariah

Selasa, 14 Oktober 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Sarjana dan Santri Indonesia Tasawuf Thoriqoh (ISSITA), Naghfir, usai melakukan riset penelitian disertasi (Za - garudajatim.com)

i

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Sarjana dan Santri Indonesia Tasawuf Thoriqoh (ISSITA), Naghfir, usai melakukan riset penelitian disertasi (Za - garudajatim.com)

MALANG, Garuda Jatim – Di tengah geliat ekonomi syariah yang kian matang sebagai industri dan wacana akademik, muncul satu narasi baru yang layak mendapat perhatian publik.

keberhasilan akademik Naghfir, akademisi muda asal Sumenep, Jawa Timur yang merampungkan disertasi doktoralnya di Program Studi Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kelulusan ini bukan sekadar raihan gelar, risetnya dinilai relevan dan menawarkan solusi praktis untuk tantangan industri keuangan syariah kontemporer.

Hal yang membuka kemungkinan besar bagi kelanjutan agenda pemikiran sosial ekonomi yang pernah digaungkan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

“Gus Dur selama hidupnya dikenal tidak hanya sebagai tokoh politik dan ulama, tetapi juga pemikir yang mengedepankan moralitas, keadilan, dan orientasi ekonomi yang pro-rakyat,” ujar Naghfir. Selasa (14/25)

Dalam banyak tulisan dan wacana, lanjut dia, pemikirannya menempatkan ekonomi bukan sekadar tentang pertumbuhan angka, melainkan tentang bagaimana kebijakan dan lembaga ekonomi mesti berpihak pada kelompok kecil dan marginal, sebuah roh yang relevan ketika membahas bagaimana lembaga keuangan syariah seharusnya beroperasi.

“Gus Dur selalu menekankan bahwa ekonomi Islam tidak hanya soal keuntungan, tapi tentang kemaslahatan dan pemberdayaan masyarakat kecil. Semangat inilah yang saya lanjutkan dalam penelitian saya,” paparnya.

Disertasi Naghfir, sebagaimana dinyatakan oleh penguji dan pihak kampus, menghadirkan pendekatan yang tak hanya normatif tetapi aplikatif.

“Disertasi ini bukan hanya akademik, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan yang menjadi warisan pemikiran Gus Dur,” tegasnya.

Sebuah jembatan antara etika ekonomi yang sering dikaitkan dengan warisan Gus Dur dan praktik kelembagaan yang dibutuhkan oleh sistem keuangan syariah saat ini.

Dengan kata lain, ia menempatkan moralitas Gus Dur dalam tata kelola, produk, dan model kelembagaan yang konkret.

Keberhasilan akademisi muda asal daerah seperti Naghfir menunjukkan dua hal, kapasitas intelektual daerah untuk berkontribusi pada wacana nasional, dan peluang bahwa solusi dari bawah (grassroots) bisa menyumbang terhadap reformasi sektor keuangan syariah yang lebih adil dan berkelanjutan.

“Bila diolah dengan baik, pendekatan ini tak cuma meneruskan warisan Gus Dur dalam dimensi etika-ekonomi, tetapi juga menerjemahkannya ke dalam kebijakan dan praktik yang nyata,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru