PKDI Sumenep Siap Tata Ulang Arah Kepemimpinan Desa 2025 – 2030

Rabu, 23 Juli 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep saat foto bersama pengurus PKDI, dan DPRD setelah pengukuhan di pendopo agung kraton Sumenep (Za - garudajatim.com) 

i

Bupati Sumenep saat foto bersama pengurus PKDI, dan DPRD setelah pengukuhan di pendopo agung kraton Sumenep (Za - garudajatim.com) 

SUMENEP, Garuda Jatim – Pengurus Pimpinan Cabang Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, masa bhakti 2025–2030 resmi dikukuhkan di Pendopo Agung Keraton.

Ketua PKDI Sumenep, Ubaid Abdul Hayat, mengatakan bahwa usai pelantikan pihaknya akan langsung fokus pada penguatan kelembagaan, keanggotaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kepala desa khususnya Sumenep sendiri.

“Salah satu program utama kami adalah peningkatan kapasitas kepala desa. Ini bukan pekerjaan singkat, tetapi harus dilakukan secara berkelanjutan,” jelasnya. Rabu (23/25)

Ia menegaskan, kepala desa di Sumenep berasal dari berbagai latar belakang seperti petani, santri, pengusaha, hingga aktivis.

“Keragaman itu menjadi kekuatan tersendiri yang perlu ditopang dengan pelatihan dan penguatan kapasitas,” tuturnya.

Selain internal, sambung dia, pentingnya kolaborasi eksternal. PKDI akan membuka ruang seluas-luasnya untuk bekerja sama dengan lembaga pemerintah maupun non-pemerintah, termasuk media dan LSM.

“Kami ingin membangun sinergi yang baik dengan semua pihak sebagai mitra strategis pembangunan desa,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya peran ganda kepala desa.

Menurut Fauzi, kepala desa harus mampu berbicara dalam dua ranah, yakni kepada masyarakat dan dalam sistem pemerintahan.

“Kepala desa harus punya dua kepribadian: bisa berbahasa kepada masyarakat dengan bahasanya, dan mampu berkomunikasi dalam tata kelola pemerintahan desa,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran PKDI mampu memperkuat peran kepala desa sebagai ujung tombak pelayanan publik dan penggerak pembangunan di desa masing-masing.

Untuk diketahui, pengukuhan ini dihadiri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Ketua DPRD H. Zainal Abidin, jajaran Forkopimda seperti Kapolres, perwakilan TNI, Pengadilan Negeri, dan Pengadilan Agama Sumenep.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB