Pertengahan Bulan Suci Ramadan, Cabai Rawit di Pasar Anom Sumenep Capai Rp120 Ribu per Kilo

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penjual cabai rawit di pasar anom Sumenep saat melakukan transaksi jual beli (Za - garudajatim.com)

i

Penjual cabai rawit di pasar anom Sumenep saat melakukan transaksi jual beli (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Harga cabai rawit di Pasar Anom Sumenep, Jawa Timur, melonjak drastis pada pertengahan bulan suci Ramadan.

Komoditas dapur tersebut kini dijual hingga Rp120 ribu per kilogram, memicu lesunya aktivitas jual beli di pasar tradisional terbesar di Kabupaten setempat.

Kenaikan harga ini diakui pedagang sebagai dampak dari ketidakstabilan pasokan cabai dari pemasok.

Salah satu pedagang cabai rawit, Umminatun mengatakan, harga sangat sensitif terhadap ketersediaan barang di tingkat distributor.

“Kalau pemasok banyak kirim, harga bisa turun. Tapi kalau stok sedikit, harganya langsung naik,” ujar Umminatun. Rabu (25/2/26)

Meski harga jual melonjak tajam, Umminatun menegaskan bahwa pedagang tidak serta-merta menikmati keuntungan besar.

Ia menyebut laba yang diperoleh dari penjualan cabai rawit masih berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000, dan tidak sebanding dengan tingginya harga di pasaran.

“Keuntungannya tetap kecil, tidak ikut naik,” katanya.

Tingginya harga cabai rawit juga berdampak langsung pada perilaku konsumen. Pembeli yang biasanya membeli dalam jumlah banyak, kini memilih berhemat dengan membeli cabai dalam porsi kecil.

“Sekarang pembeli sepi. Kalau ada, paling beli sedikit, seperlunya saja,” tambahnya.

Kondisi ini cukup memukul pedagang kecil, terutama di bulan Ramadan yang seharusnya menjadi momentum meningkatnya permintaan kebutuhan dapur.

Pedagang berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk menstabilkan pasokan agar harga cabai rawit kembali terjangkau bagi masyarakat.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru