Pemuda Sumenep Tewas Terseret Arus Saat Mandi di Sumber Air Laut

Minggu, 20 Juli 2025 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Garuda Jatim – Moh Kholiq (25), warga Dusun Jati Deje, Desa Padike, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meninggal dunia setelah terseret arus saat mandi di sebuah sumber di pesisir pantai.

Plt Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengatakan peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB.

“Korban diketahui berangkat dari rumahnya bersama sepupunya, Dolip (24), menuju lokasi sumber dengan mengendarai sepeda motor. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung berniat mandi,” ujarnya. Minggu (20/25)

Pihaknya menyampaikan, menurut keterangan Dolip, ia sempat melarang korban untuk mandi karena kondisi air laut yang sedang pasang. Namun, Moh Kholiq bersikeras untuk tetap mandi.

“Tak lama setelah korban masuk ke dalam air laut, kepalanya muncul ke permukaan dan ia meminta tolong kepada Dolip sambil menjulurkan tangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Dolip yang berusaha menolong korban sempat memegang tangan Moh Kholiq, namun ia tak kuat menariknya. Dolip bahkan ikut terjebur ke dalam air dan berpegangan pada batu.

“Sayangnya, Moh Kholiq kemudian menghilang terbawa arus. Dolip segera meminta pertolongan kepada warga sekitar,” tegasnya.

Setelah dilakukan pencarian, lanjut dia, korban Moh Kholiq ditemukan dan langsung dievakuasi oleh Aipda As’ari menggunakan ambulans Puskesmas Talango ke rumah duka di Dusun Jati Deje, Desa Padike.

“Akibat kejadian ini, Moh Kholiq dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dengan ikhlas dan menyatakan tidak akan melakukan penuntutan kepada pihak manapun, karena kejadian ini murni kecelakaan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB