Pemkab Sumenep Lepas Pengiriman Perdana 24,1 Ton RDF, Kolaborasi DLH–PT SBI Ubah Sampah Jadi Energi Hijau

Jumat, 7 November 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, saat penandatanganan kerja sama strategis DLH dan PT SBI (Za - garudajatim.com)

i

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, saat penandatanganan kerja sama strategis DLH dan PT SBI (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, melepas pengiriman 24,1 ton Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif hasil olahan sampah, ke PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

Pengiriman perdana ini sekaligus menandai dimulainya kerja sama strategis DLH dan PT SBI, yang digagas untuk memperkuat sinergi pengolahan sampah berkelanjutan, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, yang hadir langsung menyaksikan prosesi penandatanganan dan pelepasan RDF, menyampaikan bahwa pengelolaan sampah telah menjadi pekerjaan besar pemerintah daerah.

Meski demikian, pihaknya optimistis persoalan ini dapat diatasi dengan kolaborasi yang kuat.

“Tidak ada yang mustahil kalau kita mau berikhtiar. Kerja sama ini bukan hanya soal pengelolaan sampah, tetapi bagian dari pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sumenep,” ujar Wabup Imam. Jum’at (7/11/25)

Ia menambahkan, upaya mengubah sampah menjadi RDF merupakan langkah nyata agar sampah tidak hanya sekadar tertimbun, tetapi mampu menjadi energi alternatif yang mendukung industri.

Wabup menyoroti persoalan sampah yang tak hanya terjadi di wilayah daratan, namun juga di kepulauan.

Ia menilai daerah kepulauan perlu diperhatikan karena memiliki tantangan pengelolaan sampah yang tidak ringan.

“Saya sudah sampaikan kepada Plt Kepala DLH agar persoalan sampah di kepulauan juga menjadi prioritas. Di sana, tumpukan sampah juga cukup banyak dan butuh solusi nyata,” tegasnya.

Dengan demikian, Pemkab berharap inovasi pengolahan sampah dapat dirasakan merata, tidak hanya terpusat di wilayah utama.

Sementara itu, Direktur Operasional PT SBI, Edi Sarwono, menilai kerja sama dengan Pemkab Sumenep merupakan gebrakan penting menuju pembangunan rendah karbon dan berenergi terbarukan.

“Kalau dulu sampah identik dengan sesuatu yang kotor dan menjijikkan, sekarang sampah justru memberi manfaat. RDF ini membuktikan bahwa sampah bisa menjadi sumber energi alternatif yang nyata,” paparnya.

Edi menjelaskan, RDF dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif dalam industri semen sehingga dapat mengurangi emisi karbon dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Hal ini sekaligus mengurangi timbunan sampah yang selama ini membebani Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Ini sinergi yang memperkuat pengelolaan limbah sekaligus mendukung penggunaan energi terbarukan di sektor industri,” tambahnya.

“RDF tidak hanya membantu menekan volume sampah di TPA, tapi juga berkontribusi pada penyediaan energi alternatif bagi industri. Ini sinergi yang membawa manfaat nyata bagi semua pihak,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru