Pemkab Sumenep Kerahkan Tujuh Tim, Logistik Gempa Sepudi Didistribusikan Bertahap

Jumat, 3 Oktober 2025 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah hancur di Pulau Sepudi Sumedang akibat gempa magnitudo 6,5 (Za - garudajatim.com)

i

Rumah hancur di Pulau Sepudi Sumedang akibat gempa magnitudo 6,5 (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 yang mengguncang Pulau Sepudi pada Selasa (30/9/2025) malam.

Hingga Jumat (3/10/2025), distribusi bantuan masih terus berlangsung ke sejumlah titik terdampak.

Tujuh tim yang terdiri dari 10 personel gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), relawan, dan instansi terkait diterjunkan langsung ke Kecamatan Gayam dan Nonggunong—dua wilayah dengan dampak paling parah.

“Kami terus bergerak menyalurkan logistik hingga hari ini. Tujuh tim diterjunkan secara bergantian untuk memastikan seluruh korban di Gayam dan Nonggunong menerima bantuan,” tegas Kepala BPBD Sumenep, Achmad Laili. Jumat (3/25)

Data terbaru Pusat Data Call Center 112 Sumenep mencatat total 316 bangunan rusak. Rinciannya:

Kecamatan Nonggunong: 18 rumah rusak.

Kecamatan Gayam: 279 rumah, 10 masjid, 3 mushalla, 1 puskesmas, 1 toko, 2 sekolah, dan 1 polindes.

Kecamatan Talango: 1 rumah rusak.

Kondisi geografis Pulau Sepudi yang menantang membuat distribusi logistik dilakukan secara bertahap. Selain medan yang sulit, jumlah korban terdampak juga cukup besar.

“Dengan pola bertahap ini, kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang terlewat. Semua korban harus mendapatkan hak atas bantuan kebutuhan dasar,” tegas Laili.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa distribusi logistik hanya bagian dari langkah awal.

Pemerintah juga sedang melakukan asesmen menyeluruh atas kerusakan rumah, fasilitas pendidikan, tempat ibadah, serta kondisi korban luka maupun warga yang terpaksa mengungsi.

“Kami tidak ingin ada masyarakat yang terabaikan. Seluruh tim bekerja maksimal untuk memastikan asesmen ini menjadi dasar pemulihan jangka menengah dan panjang,” paparnya.

Ia menambahkan, Pemkab Sumenep akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi hingga pusat untuk memastikan rehabilitasi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bantuan awal telah didistribusikan pada Rabu (1/10/2025) di Desa Gapurana, Kecamatan Talango. Sementara untuk Kecamatan Gayam dan Nonggunong, distribusi dimulai Kamis (2/10/2025) dan masih terus berjalan hingga hari ini.

Pemkab Sumenep menargetkan dalam beberapa hari ke depan, seluruh warga terdampak sudah terjangkau bantuan. Fokus utama saat ini adalah logistik kebutuhan dasar, sembari menyiapkan strategi pemulihan jangka panjang.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB