Papar Laporan Reses I 2025 di Rapat Paripurna DPRD Sumenep: Samsiyadi Tekan Penguatan Bumdes, Fasilitas Olahraga, dan Peningkatan Mutu Pendidikan

Sabtu, 22 November 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota (DPRD) Kabupaten Sumenep, Fraksi Partai NasDem, Samsiyadi, saat memaparkan Laporan Hasil Reses I (Za - garudajatim.com)

i

Anggota (DPRD) Kabupaten Sumenep, Fraksi Partai NasDem, Samsiyadi, saat memaparkan Laporan Hasil Reses I (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dari Fraksi Partai NasDem, Samsiyadi, memaparkan Laporan Hasil Reses I Tahun Sidang 2025 dalam Rapat Paripurna yang digelar pekan ini.

Dalam penyampaiannya, ia menyoroti tiga isu strategis yang dinilai sebagai fondasi penguatan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat desa terkait penambahan modal Bumdes, pembangunan fasilitas olahraga, serta peningkatan kualitas pendidikan.

Samsiyadi menegaskan, bahwa tuntutan masyarakat terhadap penguatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) semakin kuat.

Tambahan modal, menurutnya, bukan hanya sebatas suntikan dana, tetapi strategi penting untuk membuka ruang inovasi di tingkat desa.

“Bumdes harus menjadi motor penggerak usaha produktif masyarakat. Dengan tambahan modal, mereka bisa memperluas jenis dan skala usahanya, mulai dari pengolahan produksi, distribusi, pemasaran produk unggulan, hingga sektor pariwisata dan jasa perkreditan,” ujar Samsiyadi dalam penyampaian resesnya. Sabtu (22/11/25)

Ia menjelaskan bahwa sejumlah desa di dapilnya menunjukkan kesiapan mengembangkan unit usaha baru, tetapi masih terkendala modal serta pendampingan teknis.

Dengan intervensi pemerintah daerah, potensi tersebut diyakini dapat tumbuh menjadi pilar ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan.

Aspirasi masyarakat desa yang terserap selama reses juga menekankan kebutuhan mendesak terhadap fasilitas olahraga yang lebih memadai. Banyak desa yang menurut laporan, memiliki antusiasme tinggi di bidang olahraga, tetapi tidak didukung infrastruktur yang layak.

“Lapangan sepak bola, voli, futsal, dan sarana olahraga outdoor merupakan ruang vital bagi pembinaan bakat dan pembentukan masyarakat yang sehat. Pemerintah daerah harus hadir bukan hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga pengelolaan, pembinaan, dan dukungan berkelanjutan,” terang Samsiyadi.

Ia menekankan, pentingnya penghargaan dan apresiasi kepada para atlet lokal. Menurutnya, perhatian tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem olahraga yang positif.

Dalam laporannya, Samsiyadi turut mengungkapkan kuatnya aspirasi masyarakat terkait peningkatan kualitas pendidikan. Keluhan yang muncul mencakup kebutuhan sarana prasarana sekolah yang lebih layak, pemerataan kualitas tenaga pendidik, serta peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Ia mengatakan, bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya agenda sektoral, tetapi bagian integral dari pembangunan sosial dan ekonomi.

“Ketika kualitas pendidikan meningkat, maka karakter generasi muda, produktivitas daerah, dan taraf hidup masyarakat juga meningkat. Pemerintah harus menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas berkelanjutan,” tambahnya.

Mengakhiri penyampaian laporan, Samsiyadi menyatakan, bahwa Fraksi Partai NasDem sangat berharap seluruh hasil reses I tahun 2025 benar-benar ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Ia meminta agar setiap organisasi perangkat daerah (OPD) memastikan aspirasi tersebut masuk ke dokumen perencanaan resmi pemerintah daerah.

“Ini bukan sekadar catatan hasil reses. Ini suara masyarakat yang harus diterjemahkan menjadi program nyata. Kami berharap apapun yang telah disampaikan masyarakat dapat diadopsi secara konkret dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Sumenep,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB