Panen Raya Mt-3 Di Dungkek, Dkpp Sumenep Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat panen raya bersama petani di Desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek (Za - garudajatim.com)

i

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat panen raya bersama petani di Desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Upaya mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan terus bergulir di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Hal ini dibuktikan melalui Panen Raya Padi Musim Tanam Ke-3 (MT-3) yang digelar di lahan pertanian Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek.

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat target swasembada pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Momentum panen raya berlangsung meriah dan penuh optimisme, dihadiri oleh Dandim 0827 Sumenep, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Kabag SDM Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H., Kepala BPS Sumenep, Kepala Bulog Sumenep, Kapolsek Dungkek, serta para kelompok tani, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petani Bunpenang dan wilayah Dungkek yang tetap produktif di tengah ketidakpastian iklim dan dinamika dunia pertanian saat ini.

“Keberhasilan panen raya ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat berjalan dengan baik. Kita tidak hanya menanam padi, tetapi juga menanam harapan untuk ketahanan pangan Sumenep dan Indonesia,” ujarnya. Selasa (28/25)

Pihaknya menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus hadir dalam mendukung penyediaan sarana produksi pertanian, pendampingan penyuluh, serta membuka akses pasar yang lebih luas agar nilai ekonomi gabah petani semakin menguntungkan.

Petani Dungkek dikenal gigih mengolah lahan sawah yang sebagian besar merupakan lahan tadah hujan.

Namun, Inung sapaan akrabnya menyampaikan, melalui inovasi pola tanam, pemanfaatan varietas unggul, dan dukungan alat mesin pertanian modern, mereka mampu melakukan tanam hingga tiga musim.

Capaian ini menjadi indikator positif, Sumenep bukan hanya daerah agraris, tetapi juga motor penyokong ketahanan pangan Jawa Timur bagian timur.

Kehadiran Bulog dalam panen raya tersebut juga memperkuat keyakinan petani bahwa hasil panen dapat terserap optimal. Dengan demikian, ketidakpastian harga pada saat puncak produksi dapat diminimalisir.

BPS Sumenep menilai, peningkatan produksi padi MT-3 dapat berkontribusi pada stabilitas stok pangan daerah, sekaligus menjadi variabel penting dalam pengendalian inflasi sektor pangan.

“Kami berharap para petani terus berinovasi, menjaga kualitas dan produktivitas. Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar kehidupan petani semakin sejahtera,” tutup Inung.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru