Napi Kabur dari Rutan Sumenep Dihentikan Timah Panas di Bangkalan

Jumat, 31 Oktober 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang narapidana Rutan Kelas IIB Sumenep kabur akhirnya tertangkap satreskrim Bangkalan (Istimewa - garudajatim.com)

i

Seorang narapidana Rutan Kelas IIB Sumenep kabur akhirnya tertangkap satreskrim Bangkalan (Istimewa - garudajatim.com)

BANGKALAN, Garuda Jatim – Aksi pelarian nekat seorang narapidana Rutan Kelas IIB Sumenep, Jawa Timur, berinisial NR (33) berakhir dengan drama bak film laga.

Setelah lebih dari tiga bulan menjadi buronan, pria asal Desa Parseh, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan itu akhirnya tumbang oleh dua butir timah panas di kaki kanannya.

NR, yang sebelumnya menghuni Rutan Kelas IIB Sumenep, berhasil kabur pada 9 Agustus 2025 dengan cara meniti genteng musala dan melompat ke balik tembok rutan.

Selama pelarian, NR bersembunyi di Pulau Bali untuk menghilangkan jejak. Namun, ketika kembali ke kampung halamannya di Bangkalan, langkahnya justru terhenti oleh insting tajam Tim Opsnal Satreskrim Polres Bangkalan yang mencium keberadaannya.

“Ternyata DPO NR yang kami tangkap merupakan napi yang kabur dari Rutan Sumenep. Kami langsung berkoordinasi dengan pihak Rutan untuk memberikan informasi penangkapan,” ujar Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi. Jum’at (31/25)

Menurut Hafid, penangkapan berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB di sekitar rumah NR. Saat hendak diamankan, pelaku justru melakukan perlawanan sambil mengacungkan sebilah senjata tajam (sajam).

Petugas akhirnya mengambil langkah tegas dan terukur untuk melumpuhkannya.

NR bukanlah pelaku baru, lanjut dia, sebelum kabur dari rutan, ia tengah menjalani vonis 2 tahun penjara atas kasus pencurian sepeda motor di Sumenep, dan baru menjalani enam bulan masa tahanan.

Namun di luar itu, pihaknya menyatakan, kepolisian menemukan bahwa ia juga terlibat serangkaian aksi pencurian lintas kabupaten di Madura.

“Ada empat TKP di Bangkalan dan beberapa TKP lain di Sumenep serta kabupaten Madura lainnya. Saat ini kami masih melakukan pemberkasan lebih lanjut,” tegas AKP Hafid.

Empat kasus yang diusut di Bangkalan meliputi pencurian motor Honda Vario 125 warna hitam di Kelurahan Mlajah pada Juni 2024, yang dilakukan bersama seorang DPO berinisial AS. Motor hasil curian itu bahkan sudah dijual seharga Rp4,8 juta.

“Kasus lainnya terjadi di kawasan masjid Kecamatan Kamal, dengan pola kejahatan yang serupa: mengincar motor yang terparkir tanpa pengawasan,” imbuhnya.

“Kini, NR harus mempertanggungjawabkan dua perkara sekaligus, pelarian dari rutan dan sejumlah tindak pidana pencurian. Ia sementara ditahan di Mapolres Bangkalan untuk proses hukum lanjutan sebelum dikembalikan ke Rutan Kelas IIB Sumenep,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru