Mahasiswa PGSD UPI Sumenep Sulap Ruang Kelas Jadi Ruang Belajar Inspiratif

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Sumenep, saat merancang tata ruang pembelajaran berbasis konsep pedagogis (Za - garudajatim.com)

i

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Sumenep, saat merancang tata ruang pembelajaran berbasis konsep pedagogis (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Sumenep, Jawa Timur, jadikan kelas sebagai ruang belajar yang hidup, komunikatif, dan penuh makna.

Melalui kegiatan Desain Kelas, mahasiswa PGSD menghadirkan sentuhan kreatif yang berdampak langsung pada proses belajar mengajar di sekolah dasar.

Kegiatan ini merupakan luaran dari Mata Kuliah Manajemen Kelas sekaligus wujud pengabdian nyata Prodi PGSD Universitas PGRI Sumenep kepada dunia pendidikan dasar, khususnya di Kabupaten Sumenep.

Selama lima hari, terhitung sejak 12 hingga 16 Desember 2025, mahasiswa diterjunkan langsung ke tiga sekolah dasar, yakni SDN Kebundadap Barat, SDN Banasare I, dan SDN Ambunten Tengah II.

Tidak sekadar menghias kelas, mahasiswa merancang tata ruang pembelajaran berbasis konsep pedagogis. Mulai dari penataan sudut baca, media numerasi, hingga visualisasi flora dan fauna, seluruh desain disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar.

Hasilnya, ruang kelas tampil lebih edukatif, menarik, sekaligus mampu menunjang kenyamanan dan konsentrasi belajar siswa.

Mahasiswa PGSD semester 5, Shindy Aulia Afivatul Hasanah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan akademiknya.

“Dengan adanya kegiatan desian kelas ini, kami jadi dapat mengaplikasikan teori yang kami pelajari di kelas sehingga kami memperoleh pengalaman baru yang seru dan sedikit melelahkan sebenarnya,” ujarnya. Rabu (17/12/25)

Respons positif juga datang dari pihak sekolah. Kepala SDN Kebundadap Barat, Ostadi, mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dalam menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.

“Ke depan, sekolah tentu akan sangat terbuka untuk kegiatan pengabdian mahasiswa seperti ini,” tuturnya.

Sementara itu, dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Kelas, Zainuddin, menegaskan bahwa kegiatan Desain Kelas bukan hanya tugas akademik, tetapi bagian dari pembentukan kepekaan sosial calon pendidik.

“Sekolah memang membutuhkan sentuhan dari mahasiswa, terutama dalam upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan siswa selama proses pembelajaran berlangsung,” jelasnya.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar mampu melahirkan inovasi sederhana namun berdampak nyata. Mahasiswa tidak hanya belajar menjadi guru di atas kertas, tetapi benar-benar hadir sebagai agen perubahan di ruang kelas.

Melalui Desain Kelas ini, PGSD Universitas PGRI Sumenep menyatakan komitmennya dalam menyiapkan calon guru yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga peka, kreatif, dan siap menjawab kebutuhan nyata pendidikan dasar di daerah.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru