Kepala Bapenda Sumenep Kenakan Pakaian Adat Bugis, Tekankan Semangat Persatuan di HUT ke-80 RI

Minggu, 17 Agustus 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi beserta Istri tercintanya saat memakai Busana Adat Bugis Sulsel di Upacara HUT ke-80 RI (Za - garudajatim.com)

i

Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi beserta Istri tercintanya saat memakai Busana Adat Bugis Sulsel di Upacara HUT ke-80 RI (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumenep, Madura, Jawa Timur, memilih mengenakan pakaian adat Bugis, Sulawesi Selatan, dalam upacara kemerdekaan, Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten setempat.

Pilihan busana ini bukan sekadar gaya, melainkan memiliki makna simbolis yang kuat. Di tengah ragam pakaian adat dari berbagai daerah, pakaian Bugis yang dikenakannya menjadi penegasan bahwa Sumenep tidak hanya kaya budaya lokal, tetapi juga terbuka terhadap keberagaman nusantara.

“Peringatan kemerdekaan adalah momentum untuk menegaskan kembali persatuan bangsa. Saya mengenakan pakaian adat Bugis sebagai pengingat bahwa Indonesia dibangun dari perbedaan, dan justru di situlah letak kekuatannya,” ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sumenep, Faruk Hanafi. Minggu (17/25)

Menurutnya, kemerdekaan yang sudah 80 tahun diraih harus diisi dengan kerja nyata, salah satunya dalam meningkatkan kemandirian fiskal daerah.

“Bapenda memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) demi menunjang pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

“Kemerdekaan tidak hanya diperingati dengan simbol, tapi diwujudkan melalui kerja keras. Bapenda berkomitmen mengelola potensi daerah dengan transparan dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar kembali untuk rakyat,” ujar Faruk.

Penampilan Kepala Bapenda dengan pakaian adat Bugis itu menjadi sorotan di tengah jajaran pejabat yang kompak mengenakan busana adat nusantara.

Banyak yang menilai langkah tersebut sebagai refleksi semangat inklusif, bahwa kemerdekaan adalah milik semua, tanpa memandang asal-usul budaya.

Dengan demikian, ucapan selamat HUT ke-80 RI dari Kepala Bapenda Sumenep bukan hanya sebatas seremoni. Ia menyelipkan pesan mendalam.

“Kemerdekaan harus terus dijaga melalui persatuan, kerja nyata, dan penghargaan terhadap keberagaman yang menjadi fondasi bangsa,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru