SUMENEP, Garuda Jatim – Puluhan pasangan sapi karapan se-Madura ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun pertama DRT di lapangan Giling Sumenep , Jawa Timur.
Pemilik atau owner DRT, H. Syafwan Wahyudi, mengatakan bahwa sebanyak 64 pasang sapi ikut memeriahkan di perang bintang dan dilanjutkan besok dengan ratusan pasang sapi karapan di kelas ukuran.
“HUT pertama DRT di karapan sapi ini menjadi simulasi tanpa sajam, aman, tentrem tidak ada hal apapun secara negatif. Karena sekelas piala Presiden kemarin masih ada yang kena senjata tajam, maka di acara ini kita membuktikan kepada publik bahwa kita steril tidak ada sajam,” ujarnya. Sabtu (13/12/25)
Pihaknya memastikan, seluruh keamanan dari sejak pagi sudah swiping oleh anggota Polres, Kodim, dan keamanan eksternal.
“Jadi lomba ini untuk memberikan contoh untuk tahun 2026, karena piala presiden itu pada 2026 akan dilaksanakan di Kabupaten Sumenep,” paparnya.
Ia menegaskan, jika hari ini terjadi kerusuhan maka tidak ada lagi yang namanya lomba karapan sapi di tahun 2026 semuanya akan di pending.
“Dan ketika ada owner sapi yang mau komplain atau ragu di garis finish, juri sudah menyediakan layar, jadi semuanya bisa melihat di layar itu,” tegasnya.
“Bahkan karapan sapi di tahun 2026 nanti tidak lagi gratis melainkan di tiket. Namun hal ini bukan untuk mencari keuntungan karena ini budaya, tetapi untuk menetralisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ketika di tiket mestinya masuk satu-persatu,” tukasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











