Karapan Sapi HUT Pertama DRT, Owner Plastikan Aman Tanpa Sajam

Sabtu, 13 Desember 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan masyarakat Madura saat menonton lomba karapan sapi di HUT pertama DRT Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Ribuan masyarakat Madura saat menonton lomba karapan sapi di HUT pertama DRT Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Puluhan pasangan sapi karapan se-Madura ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun pertama DRT di lapangan Giling Sumenep , Jawa Timur.

Pemilik atau owner DRT, H. Syafwan Wahyudi, mengatakan bahwa sebanyak 64 pasang sapi ikut memeriahkan di perang bintang dan dilanjutkan besok dengan ratusan pasang sapi karapan di kelas ukuran.

“HUT pertama DRT di karapan sapi ini menjadi simulasi tanpa sajam, aman, tentrem tidak ada hal apapun secara negatif. Karena sekelas piala Presiden kemarin masih ada yang kena senjata tajam, maka di acara ini kita membuktikan kepada publik bahwa kita steril tidak ada sajam,” ujarnya. Sabtu (13/12/25)

Pihaknya memastikan, seluruh keamanan dari sejak pagi sudah swiping oleh anggota Polres, Kodim, dan keamanan eksternal.

“Jadi lomba ini untuk memberikan contoh untuk tahun 2026, karena piala presiden itu pada 2026 akan dilaksanakan di Kabupaten Sumenep,” paparnya.

Ia menegaskan, jika hari ini terjadi kerusuhan maka tidak ada lagi yang namanya lomba karapan sapi di tahun 2026 semuanya akan di pending.

“Dan ketika ada owner sapi yang mau komplain atau ragu di garis finish, juri sudah menyediakan layar, jadi semuanya bisa melihat di layar itu,” tegasnya.

“Bahkan karapan sapi di tahun 2026 nanti tidak lagi gratis melainkan di tiket. Namun hal ini bukan untuk mencari keuntungan karena ini budaya, tetapi untuk menetralisir terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, ketika di tiket mestinya masuk satu-persatu,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep
Ketika Kritik Media Dijawab dengan Emosi, Bukan Data
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
SPPG Bermasalah, Kritik Dibungkam: SPPI Sumenep Dinilai Tak Serius Tangani MBG
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:19 WIB

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB