KKMTs Bluto Gagas Transformasi Pendidikan Madrasah Lewat Pertemuan Rutin

Minggu, 20 Juli 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Garuda Jatim – Kelompok Kerja Kepala Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, laksanakan pertemuan rutin.

Melalui pertemuan yang digelar di Yayasan An-Nur, seluruh kepala madrasah menyatukan gagasan untuk membangun sistem pendidikan madrasah yang lebih mendalam, inklusif, dan berpihak pada peserta didik.

Namun, kali ini tidak sekadar menjadi agenda formal, tetapi forum strategis yang membahas isu-isu pendidikan yang menjadi arus utama nasional dan global.

Ketua KKMTs Bluto, Qawi, mengatakan bahwasanya pertemuan rutin ini guna membahas Pembelajaran Mendalam (PM), Kurikulum berbasis Cinta (KBC), Pendidikan Perubahan Iklim (PPI), Madrasah Ramah Anak (MRA) dan Madrasah inklusi.

“Dalam momentum ini, juga dilaksanakan pengarahan pengawas, dan Perubahan regulasi yang berkaitan dengan kurikulum,” ujarnya. Minggu (20/25)

Pihaknya menyampaikan, ada 29 lembaga pendidikan di Kecamatan Bluto, ikut dalam acara diseminasi dan sosialisasi periode 2025-2028.

“Hal ini tentunya untuk merespon positif terkait dengan perubahan kurikulum, peningkatan kualitas kinerja KKMTs,” jelasnya.

Ia berharap, dengan acara ini bisa menambah semangat Kepala Madrasah dalam memimpin lembaganya masing-masing, dan langkah KKMTs lebih terarah.

“Madrasah harus hadir sebagai ruang edukatif yang tidak tercerabut dari identitas lokal. Kurikulum baru harus menyatu dengan budaya, bahasa, dan kehidupan masyarakat,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru