Hari ke 5 Pencarian Nelayan Tenggelam di Kangean Sumenep Belum Ditemukan

Senin, 4 Agustus 2025 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian terhadap Matjari (43), seorang nelayan asal Dusun Nyamplong Ondung, Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, masih berlangsung (Istimewa - garudajatim.com)

i

Pencarian terhadap Matjari (43), seorang nelayan asal Dusun Nyamplong Ondung, Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, masih berlangsung (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pencarian tenggelamnya seorang Matjari, Nelayan Dusun Nyamplong Ondung, Desa Duko Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Belum ditemukan.

Diketahui, pada hari Rabu, tanggal 30 Juli 2025, sekira pukul 11.00 Wib, anggota Polsek Kangean menerima laporan dari Kades Duko Liatnan, bahwa warga yang bernama Matjari, tenggelam dengan posisi kakinya terlilit dengan tali nylon yang sebelumnya tali nilon tersebut diikat dengan batu Karang sebanyak 9 biji.

Tempat kejadian lokasi tenggelamnya korban kurang lebih perjalanan 1 Jam 30 menit dari bibir pantai Dusun Nyamplong Ondung.

Sementara, operasi SAR gabungan kembali digelar pada Senin, 4 Agustus 2025, sejak pukul 07.00 WIB hingga sore hari. Pencarian melibatkan dua tim yang menyisir luas area lebih dari 100 mil laut persegi.

“Tim pertama menyisir area seluas ±48 NM², sedangkan tim kedua yang terdiri dari empat perahu nelayan melakukan pencarian di area ±55 NM²,” kata Kasatpolairud Polres Sumenep, AKP Moch. Rofiq, jelasnya. Senin (4/25)

Ia mengatakan, pihaknya akan terus melanjutkan pencarian hingga ditemukan dengan cuaca saat ini cukup cerah, dengan ombak antara 0,5 hingga 1 meter dan angin 10 sampai 14 knot.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan dan semangat dari warga setempat yang terus membantu. Sinergi ini penting agar operasi SAR berjalan cepat, tepat dan berhasil,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru