Harga Tembakau Turun, Petani Menjerit Minta Bupati Sumenep Sejahterakan Rakyat

Senin, 11 Agustus 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas petani saat menyirami tembakau (Za - garudajatim.com)

i

Aktifitas petani saat menyirami tembakau (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Harga tembakau saat memasuki musim panen di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menurun dari tahun sebelumnya.

Petani tembakau asal Desa Gilang, Ragiman, mengatakan bahwa harga tembakau saat ini di bawah Rp.50 ribu per kilo, di tahun sebelumnya harga tembakau bisa tembus Rp.70 ribu bahkan lebih.

“Kami sedikit kecewa tentang kesejahteraan petani yang katanya harga tembakau akan diprediksi tetap stabil,” ujarnya. Senin (11/25)

Sedangkan, lanjut dia, ada ketidak seimbangan antara harga tembakau dengan tikar pembungkusnya. Karena harga tikarnya sekarang sudah Rp.60 sampai Rp.70 ribu.

“Jadi kami meminta kepada pihak terkait untuk bagaimana benar-benar mendongkrak kesejahteraan petani tembakau, karena jantung ekonomi masyarakat khususnya pada para petani itu ada ketika musim tani tembakau,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan pihaknya akan terus memastikan serta mengawal kesejahteraan masyarakat dan melindungi kerugian petani tembakau.

“Kami akan langsung memantau produksi tembakau dan penentuan harga demi para petani, tegasnya.

“Bagaimana nanti kami harus tetap memastikan hasil panen tembakau yang maksimal, tidak ada kerugian untuk para petani tembakau,” tukasnya. (Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru