Hampir 100 Peserta Siap Gebrak Madura Ethnic Carnival 2025, Pendaftaran Resmi Ditutup

Kamis, 11 September 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta MEC Sumenep saat memamerkan kemegahan kostumnya (Za - garudajatim.com)

i

Peserta MEC Sumenep saat memamerkan kemegahan kostumnya (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Antusiasme kreator kostum dan pecinta fashion etnik untuk tampil di ajang Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 melampaui ekspektasi.

Pendaftaran kompetisi bergengsi yang digagas Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi ditutup pada 10 September pukul 00.00 WIB, dengan torehan akhir 96 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

Ketua panitia pelaksana, Syamsuri, mengaku kaget sekaligus bangga dengan pencapaian tersebut.

“Pada awalnya panitia menargetkan hanya 80 peserta, baik kategori umum, pelajar, maupun grand show. Tujuannya agar pelaksanaan tidak molor terlalu malam. Tapi ternyata jumlah pendaftar hampir menyentuh seratus orang,” ujarnya. Kamis (11/25)

Ia mengatakan, lonjakan peserta ini membuktikan MEC semakin mendapat tempat di hati kreator karnaval.

Tidak hanya dari Madura, lanjut dia, melainkan juga dari berbagai kota besar di Jawa Timur seperti Jember, Malang, Bondowoso, hingga Surabaya.

Sementara itu, Ketua KJS, M Hariri, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme luar biasa tersebut.

“Setiap tahun peserta selalu bertambah. Kami sangat tersanjung MEC terus menjadi magnet bagi para kreator karnival di Jawa Timur,” tegasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan tersebut, Hariri menyampaikan pihaknya akan menggelar kompetisi secara profesional dan full power.

“Kami menyiapkan hadiah Rp 10 juta untuk juara 1 kategori umum, dan Rp 3 juta untuk kategori pelajar. Ini bentuk apresiasi nyata kami,” katanya.

Menariknya, peserta dari Sumenep sendiri datang dari berbagai kecamatan, baik di daratan maupun kepulauan.

Hal tersebut menunjukkan MEC telah menjadi ajang yang menyatukan kreativitas masyarakat Kota Keris tanpa sekat geografis.

“Antusiasme masyarakat Sumenep sangat luar biasa. MEC benar-benar menjadi ruang ekspresi bersama,” jelasnya.

Tak sekadar ajang lomba kostum dan fashion show, MEC 2025 juga diproyeksikan menjadi pesta budaya yang memadukan kreativitas dengan hiburan rakyat.

Pada 20 September mendatang, penonton akan disuguhi berbagai atraksi menarik mulai dari tong-tong khas Madura, kolaborasi unik band rock dengan kalenengan, hingga penampilan bintang tamu.

Dengan atmosfer sebesar ini, MEC 2025 dipastikan bukan hanya kompetisi karnaval, melainkan sebuah perayaan identitas, kreativitas, dan energi kolektif masyarakat Jawa Timur.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB