Festival Tong-tong Sumenep 2025 Tanpa Lendhu Sagara: Legenda Absen, Ada Apa di Baliknya?

Selasa, 16 September 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grup musik tong-tong Lendhu Sagera (Za - garudajatim.com)

i

Grup musik tong-tong Lendhu Sagera (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Festival musik tradisional tong-tong di Sumenep, Jawa Timur, termasuk pesta budaya yang setiap tahun menyulut semangat masyarakat Madura.

Namun, kali ini ada satu nada sumbang yang menjadi perbincangan hangat, Lendhu Sagara, grup legendaris yang biasanya jadi jantung penonton atau masyarakat, memilih absen.

Owner grub musik tong-tong Lendhu Sagara, Sahnan, menyatakan tidak ikut serta dalam festival musik tong-tong di Kabupaten Sumenep yang di gelar se-Madura tahun 2025 ini.

“Iya, kami memang tidak mendaftarkan diri, karena alasannya dekorasi atau keretanya tidak ada, sedang dijual.” ujarnya. Selasa (16/25)

Menurut Sahnan, pihaknya sedang menggarap kereta yang baru untuk Lendhu Sagara, namun sepertinya tidak memungkinkan untuk ikut di ajang tahun ini.

“Kami sedang menggarap inovasinya kereta di tim saya, sebenarnya saya kasihan terhadap para fans Lendhu Sagera yang sedang kecewa karena tidak ikut, apalagi fans yang sedang menunggu dekorasi terbarunya,” tegasnya.

Namun, lanjut dia, meskipun pendaftaran telah ditutup, jika dekorasi atau kereta sudah mencapai sembilan puluh persen, pihaknya akan perundingkan kembali dengan panitia entah bagaimana nantinya.

“Saya lebih memilih tidak mendaftarkan daripada mendaftar tiba-tiba tidak muncul saat hari pelaksanaan dan pasti penenton tambah kecewa, nama jika nanti sudah selesai saya akan coba kordinasi dengan Disparbud atau panitia,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB