Faisal Muhlis Kembali Nahkodai PAN Sumenep, Musda VI Jadi Titik Awal Konsolidasi Politik Menuju 2029

Minggu, 30 November 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faisal Muhlis,(Kanan) usai ditetapkan menjadi tongkat kepemimpinan PAN di Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Faisal Muhlis,(Kanan) usai ditetapkan menjadi tongkat kepemimpinan PAN di Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sumenep menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI di Hotel Musdalifah.

Hasil Musda VI, kader sepakat kembali mempercayakan tongkat kepemimpinan kepada Faisal Muhlis. Penetapan itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, yang memimpin jalannya Musda Serentak bersama Sekjen PAN, Eko Patrio.

Di balik agenda yang tampak formal, Musda kali ini memunculkan denyut baru dalam dinamika politik PAN Sumenep.

Bukan sekadar pergantian struktur, tetapi menjadi ruang konsolidasi besar untuk menata ulang mesin partai setelah Pemilu 2024 yang belum menuai hasil maksimal.

Dalam penyampaiannya, Faisal mengatakan bahwa Musda VI adalah titik awal sebuah kerja panjang, bukan seremoni lima tahunan yang berlalu tanpa bekas.

“Musda ini menjadi start awal. Dalam satu bulan, kami targetkan struktur DPD terbentuk lengkap,” ujarnya. Minggu (30/11/25).

Pernyataan itu menandai keseriusan pihaknya dalam menata organisasi secara fundamental. Penyusunan struktur baru disebut sebagai prasyarat utama sebelum PAN Sumenep melangkah ke tahapan berikutnya.

Setelah pengurus DPD selesai dibentuk, pekerjaan berikutnya tidak kalah krusial, menyelesaikan Musyawarah Cabang (Muscab) untuk seluruh kecamatan di Sumenep. Agenda ini menjadi penting untuk membangun garis komando partai hingga akar rumput.

“Kami menunggu instruksi dari DPP dan DPW. Dokumen-dokumen sudah mulai kami siapkan. Setelah Muscab rampung, barulah kami fokus pada persiapan menuju Pemilu,” jelas Faisal.

Langkah ini menandai upaya PAN untuk menghindari masalah klasik organisasi: struktur tidak solid, koordinasi lemah, dan mesin partai yang tidak bergerak seragam di lapangan.

PAN Sumenep secara terang-terangan mematok target ambisius untuk Pemilu 2029. Mereka ingin merebut kembali kursi yang hilang pada Pemilu 2024 sekaligus menembus dapil yang sebelumnya kosong. Bahkan lebih jauh, PAN ingin kembali mengincar kursi pimpinan DPRD Sumenep.

“Targetnya sudah jelas. Untuk strategi detail akan kami konsolidasikan setelah struktur pengurus selesai,” tegasnya.

Dengan setting politik lokal yang dinamis, langkah ini menandai sikap PAN yang tidak ingin sekadar mempertahankan basis, melainkan memperluasnya secara terukur.

Faisal optimis, posisi PAN di pemerintahan pusat, keberadaan Ketua Umum PAN dalam kabinet nasional dinilai menjadi peluang strategis untuk memperkuat akses, mempercepat program, dan memberi ruang pembangunan lebih besar kepada daerah, termasuk Sumenep.

“Insyaallah posisi PAN di pusat berdampak positif untuk semua daerah. Kami berharap PAN mampu menjalankan amanah dan tampil sebagai partai pemenang,” pungkasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru