Duta Kampus UNIBA Madura Tak Lagi Seremonial, Kampus Dorong Lahirnya Pemimpin Mahasiswa yang Bekerja Nyata

Rabu, 25 Februari 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemilihan Duta Kampus di Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA) Madura mulai diarahkan keluar dari sekadar panggung seremonial dan kontestasi penampilan.

Kampus menegaskan, ajang ini menjadi instrumen kaderisasi mahasiswa untuk menyiapkan figur-figur kepemimpinan muda yang mampu bekerja, bersuara, dan memberi dampak nyata.

Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UNIBA Madura, R. Khaeru Ahmadi, menyatakan bahwa Duta Kampus harus diposisikan sebagai representasi intelektual mahasiswa, bukan ikon simbolik yang hanya aktif di acara formal.

“Kalau Duta Kampus hanya berhenti di seremoni, itu kegagalan. Mereka harus hadir sebagai mahasiswa yang berpikir, bergerak, dan membawa gagasan,” ujar Khaeru. Rabu (25/2/26).

Menurutnya, kampus membutuhkan figur mahasiswa yang mampu menjadi penggerak di tengah dinamika akademik, sosial, dan kemasyarakatan.

Karena itu, Duta Kampus diharapkan terlibat langsung dalam kegiatan ilmiah, program sosial, hingga jejaring kolaborasi eksternal yang membawa nama UNIBA Madura lebih dikenal secara substantif.

“Kami tidak mencari yang sekadar tampil menarik, tapi yang siap bekerja dan memberi pengaruh positif bagi ekosistem kampus,” tegasnya.

Khaeru menjelaskan, proses seleksi Duta Kampus dirancang ketat dan berlapis. Peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan komunikasi dan penampilan publik, tetapi juga ditempa melalui penguatan karakter, kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta pemahaman terhadap peran kelembagaan kampus.

“Seleksi ini adalah proses pembentukan. Yang lolos harus siap menjadi komunikator kampus sekaligus jembatan antara dunia akademik dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa mahkota Duta Kampus bukan titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Tanpa kerja nyata, gelar tersebut dinilai kehilangan makna.

“Euforia kemenangan itu sementara. Yang menentukan adalah apa yang mereka kerjakan setelahnya,” imbuh Khaeru.

Rektorat UNIBA Madura, lanjut dia, berkomitmen mengawal peran Duta Kampus melalui pendampingan berkelanjutan dan ruang aktualisasi yang jelas.

Kampus berharap keberadaan mereka tidak hanya memperkuat citra institusi, tetapi juga melahirkan kultur mahasiswa yang kritis, aktif, inovatif, dan berdaya saing.

Dengan pendekatan ini, UNIBA Madura ingin memastikan Duta Kampus bukan sekadar wajah, melainkan aktor perubahan yang benar-benar bekerja di ruang nyata.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru