DLH Sumenep Catat 39 Ribu Ton Sampah Terangkut Selama Semester Tiga 2025

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Persampahan DLH Sumenep, Deddy Surya, saat ditemui di kantornya (Za - garudajatim.com)

i

Kabid Persampahan DLH Sumenep, Deddy Surya, saat ditemui di kantornya (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mencatat peningkatan signifikan volume sampah selama semester tiga bulan pertama tahun 2025 dengan total volume yang terangkut mencapai 39 ribu ton.

Kepala Bidang Persampahan DLH Sumenep, Deddy Surya, mengatakan bahwa volume sampah hingga akhir semester tiga mencapai 39 ton dari 41 TPS.

“Tidak hanya dari TPS saja, sampah juga dari Puskesmas, Pasar atau umum, dan TPS3R,” ujarnya. Senin (6/25)

Menurut Deddy, pihaknya ingin mengelola sampah dari hulu, artinya dari sumber sampah. Jadi bagaimana pengelolaan sampah dari hulu ke hilir sudah terkelola dengan baik.

“Dari rumah tangga masuk ke bang sampah, selain bang sampah ada TPS3R juga, terus kemudian dari sampah yang tidak bisa dimanfaatkan masuklah ke TPA,” katanya. sampah yang tidak bisa dimanfaatkan masuklah ke TPA,” katanya.

Sedangkan di TPA, lanjut dia, masih ada pengelolaan kembali, sehingga dapat dipastikan benar-benar residu.

Diketahui, TPA torbang sudah overload. Namun, perencanaan pengembangan DLH Sumenep menyesuaikan dengan amanat kementrian sehingga sampai 2030 sudah tidak boleh ada pembangunan TPA lagi.

“Kami sudah merencakan perluasan atau penambahan TPA, namun sesuai amanat kementrian sudah tidak diperbolehkan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru