DKPP Sumenep Salurkan Bibit Tembakau Kepada Petani Melalui Dana DBHCHT

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Ketahanan Pangan, dan Pertanian, (DKPP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, salurkan bantuan bibit tembakau kepada petani tahun ini, hal tesebut guna mendukung peningkatan produksi tembakau di wilayah setempat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan, bahwa bantuan bibit tembakau tahun ini di 15 titik se-Kabupaten Sumenep.

“Bantuan bibit tembakau kali ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang diterima Pemkab Sumenep pada tahun anggaran 2025 ini senilai Rp6,7 miliar,” ujarnya. Minggu (20/25)

Menurut pria yang disebut Inung sapaan akrabnya, menuturkan pada tahun anggaran 2025 ini Kabupaten Sumenep menerima Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau sebesar Rp62 miliar lebih.

“Dari dana itu sebesar Rp6,7 miliar pemanfaatannya disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian dan salah satunya digunakan untuk membantu bibit tembakau petani tembakau pada musim tanam 2025,” tuturnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, DKPP Sumenep juga memberikan bantuan alat mesin pertanian dan melakukan pengeboran di sejumlah desa rawan kekeringan dan kekurangan air bersih.

“Hanya saja, untuk bantuan bibit tembakau tahun ini lebih sedikit dibanding tahun 2024,” tegasnya.

“Karena tahun 2024, bantuan bibit tembakau bagi petani tersebar di 30 titik, sedangkan pada tahun anggaran 2025 di 15 titik, dan volume bantuan berkurang, karena karena keterbatasan anggaran,” imbuhnya.

“Sedang berdasarkan data DKPP Pemkab Sumenep, luas areal tanam tembakau di Kabupaten Sumenep mencapai 14 ribu hektare dari total potensi lahan yang mencapai 21 ribu hektare,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB