DKPP Sumenep Jadi Rujukan, RPH Resmi Ber-NKV, Dapat Pengakuan Gubernur Jatim

Senin, 15 September 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat menerima penghargaan (Istimewa - garudajatim.com)

i

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat menerima penghargaan (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, naik podium menerima penghargaan dari Gubernur Jawa Timur.

Piagam bernomor 100.3.3/2542/KPTS/033.2/2025 itu bukan sekadar kertas berbingkai, melainkan pengakuan atas komitmen Sumenep dalam menghadirkan layanan pemotongan hewan yang halal, higienis, dan terjamin legalitasnya.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, tampak tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia menyebut penghargaan ini lahir dari kerja kolektif seluruh pihak.

“Alhamdulillah, capaian ini adalah bukti nyata komitmen kita dalam menghadirkan layanan RPH yang halal, higienis, dan aman. Dukungan Gubernur Jatim dan Bupati Sumenep menjadi energi besar bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya. Senin (15/25)

Menurut Chainur, keberadaan RPH di Sumenep bukan hanya fasilitas pemotongan, melainkan instrumen penting dalam menjaga kualitas daging dan mengendalikan penyakit hewan.

Hingga kini, Sumenep memiliki beberapa RPH berstatus halal dan NKV, antara lain:

RPH Kota Sumenep (Halal, NKV level 2)

RPH Manding (Halal, NKV level 3)

RPH Ganding (Halal, NKV level 3)

RPH Lenteng (Halal)

RPH Talango (Halal)

Dengan jaringan tersebut, masyarakat di daratan maupun kepulauan kini memiliki akses lebih dekat terhadap layanan pemotongan hewan yang aman dan terstandar.

Penghargaan ini juga mencerminkan pergeseran kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk hewani yang bersih, halal, dan terpercaya. Bagi peternak, RPH menjadi mitra strategis; bagi konsumen, RPH adalah benteng terakhir sebelum daging sampai di meja makan.

“Harapan kami, pelaku usaha maupun masyarakat memanfaatkan fasilitas RPH halal ini. Ini bukan hanya tentang pemotongan hewan, tetapi tentang menjaga kesehatan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pangan yang mereka konsumsi,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah menegaskan makna penting Nomor Kontrol Veteriner (NKV) sebagai standar tertinggi yang menjamin keamanan pangan asal hewan.

“NKV adalah paspor resmi sebuah RPH. Publik harus yakin bahwa daging yang mereka konsumsi berasal dari proses yang higienis, aman, dan halal. Inilah bentuk tanggung jawab negara kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menyatakan, seluruh RPH di Jawa Timur wajib mengantongi izin operasional, sertifikat halal, dan NKV.

“Kami ingin ke depan, tidak ada lagi daging yang beredar tanpa melalui fasilitas yang terjamin legalitasnya,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan
SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar
Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan
IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN
Inspektorat Sumenep Turun ke Meddelan, Audit ADD-DD dan Dugaan Polemik Dana BUMDes Jadi Sorotan
Menata Masa Depan dari Pinggiran: Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Berkeadilan hingga Kepulauan
K-Beauty Serbu Kota Keris, MYZE Hotel Sumenep Sulap Beauty Class Jadi Panggung Percaya Diri Perempuan Muda
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:22 WIB

Bupati Fauzi Gaungkan Semangat Pancasila di Tengah Tantangan Zaman dan Ancaman Perpecahan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

SKK Migas dan KKKS Fasilitasi Mudik Gratis serta Tebar Kurban hingga Pulau Terluar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:28 WIB

Tak Hanya Mengajar, Disdik Sumenep Cetak Guru Penulis Melalui Pelatihan Karya Ilmiah

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:30 WIB

Dari Scroll ke Cuan: DKUPP Ungkap Revolusi Bisnis Anak Muda Sumenep yang Dimulai dari Genggaman Tangan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:33 WIB

IPAL Bermasalah, Puluhan Dapur MBG di Sumenep Mendadak Dihentikan BGN

Berita Terbaru