Direktur BPRS Bhakti Sumekar Dukung Penuh KDMP Buka Rekening Syariah

Rabu, 13 Agustus 2025 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, saat menyatakan dukungan terhadap KDMP dengan memakai baju sakera (Za/Di)

i

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, saat menyatakan dukungan terhadap KDMP dengan memakai baju sakera (Za/Di)

SUMENEP, Garuda Jatim – Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar menyatakan dukungan terhadap rekomendasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Sumenep, Madura, Jawa Timur, untuk membuka rekening kas koperasi di bank tersebut.

Rekomendasi ini dinilai sebagai langkah strategis yang tak sekadar memindahkan dana, melainkan memulai reformasi sistem keuangan koperasi agar lebih akuntabel, efisien, dan berdaya saing.

Dukungan ini dinilai penting terhadap pola transaksi keuangan di tingkat koperasi desa yang selama ini masih banyak dilakukan secara manual.

Sistem manual, meski sederhana, kerap memunculkan masalah klasik yaitu pencatatan ganda, keterlambatan laporan, dan kerentanan terhadap kebocoran kas.

“Dengan rekening kas di BPRS Bhakti Sumekar, seluruh arus kas Kopdes Merah Putih akan terdokumentasi secara real-time. Pengurus bisa memantau saldo dan transaksi kapan saja, anggota pun lebih percaya karena sistemnya transparan,” ujar Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar. Rabu (13/25)

Ia menegaskan, pendekatan ini juga mengedepankan prinsip syariah, tidak hanya menghindari riba, tetapi juga mengedepankan nilai keadilan dan kemaslahatan anggota.

“Melalui integrasi dengan sistem perbankan syariah, koperasi diharapkan tidak lagi bergantung pada metode pengelolaan kas tunai yang rawan dan sulit diaudit,” tegasnya.

Dukungan dari BPRS ini, lanjut dia, merupakan dorongan moral sekaligus teknis untuk memperbaiki tata kelola keuangan.

“Kami ingin Kopdes ini naik kelas, dari sekadar koperasi desa biasa menjadi lembaga ekonomi yang modern, sehat, dan dipercaya,” katanya.

Selain untuk kelancaran transaksi harian, pihaknya mengatakan, pembukaan rekening kas ini membuka peluang Kopdes Merah Putih mendapatkan akses ke berbagai produk pembiayaan syariah, pelatihan manajemen keuangan, hingga kemitraan usaha yang difasilitasi BPRS.

Sehingga langkah ini bisa dipandang sebagai contoh kolaborasi ideal antara lembaga keuangan syariah dan koperasi desa.

“Di tengah persaingan ekonomi lokal yang semakin ketat, sinergi semacam ini bukan hanya menjaga kelancaran arus kas, tetapi juga memperkuat daya tahan ekonomi di tingkat akar rumput,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB