Dinkes Bersama Wabub Sumenep Tinjau Vaksinasi Massal Serentak

Senin, 25 Agustus 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabub Sumenep, Imam Hasyim(kanan), bersama Kepala Dinkes(kiri), saat diwawancara langsung tentang peninjauan vaksinasi massal penyakit campak (Za - garudajatim.com)

i

Wabub Sumenep, Imam Hasyim(kanan), bersama Kepala Dinkes(kiri), saat diwawancara langsung tentang peninjauan vaksinasi massal penyakit campak (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kepala Dinas Kesehatan bersama Wakil Bupati Sumenep tinjau langsung vaksinasi massal penyakit campak di PAUD HI Rumah Pintar Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kepala Dinkes Sumenep, Ellya Fardasah, mengatakan bahwa target pihaknya 74.000 ribu lebih tercapai 90 persen dengan target sasaran orinya dua minggu.

“Kemudian selamanya dua minggu kita nanti akan evaluasi jika ada yang belum tercapai kita akan melakukan penyisiran selama seminggu,” ujarnya.(25/25)

Saat ini, lanjut dia, ada 26 Puskesmas yang melakukan vaksinasi massal baik daratan maupun kepulauan.

“Hari ini seluruh Puskesmas melakukan serentak dengan sasaran dari usia 0 hingga lima tahun. Kemudian akan bertahap ke anak-anak sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Wabub Sumenep, Imam Hasyim, menyatakan optimis pencegahan penularan campak ini bisa tercapai hingga 90 persen.

“Alhamdulillah saat ini anak-anak di sekolah PAUD HI Rumah Pintar tenang dan senang semuanya, tidak ada yang takut atau menjerit juga tidak ada persoalan,” jelasnya.

Pihaknya mengharapkan, kepada masyarakat untuk ikut serta memberikan penyadaran tentang pentingnya adanya imunisasi .

“Jika tidak ad kesadaran khusus dari masyarakat langsung, nanti akan lebih fatal penyakit campak ini, dan tidak hanya Puskesmas saja bahkan polindes harus merespon program Pemrintah ini,” tandasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB