Ciptakan Inovasi Pertanian Ala Jepang, DKPP Sumenep Uji Coba Budidaya Melon Sistem Machida

Minggu, 20 Juli 2025 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Garuda Jatim – Untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas buah melon di Sumenep, Madura, Jawa Timur, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKKP) uji coba sistem Machida di Desa Kasengan, Kecamatan Manding.

Inovasi pertanian ala Jepang Ini pertama kali diperkenalkan untuk petani lokal Sumenep, guna merangsang gairah petani melon menembus pasar Nasional atau Internasional.

“Hal ini merupakan terobosan petani lokal di Sumenep memiliki semangat tinggi untuk belajar hal yang baru dan mendalami setiap inovasi,” kata (DKPP) Sumenep Chainur Rasyid. Minggu (20/25)

Pihaknya mengajak petani melon untuk terus bahkan harus banyak belajar tentang bagaimana memajukan industri pertanian dengan metode-metode efektif dan efisien sebagaimana yang telah dilakukan oleh negara-negara besar.

“Sistem Machida sendiri merupakan budidaya sistem hidroponik dari Jepang. Dalam penerapannya, sistem ini memanfaatkan sirkulasi dan nutrisi air dalam wadah khusus,” ungkapnya.

Hal tersebut, sambung dia, memungkinkan satu tanaman melon menghasilkan banyak buah dengan kualitas tinggi dan rasa yang manis, bahkan nantinya bisa menciptakan berbagai macam rasa.

“Pemerintah terus mendorong petani untuk berkembang, memanfaatkan teknologi dan informasi sebagai lahan untuk belajar dalam upaya memajukan sektor pertanian,” jelasnya.

ia berharap, inovasi ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain. Petani Sumenep mampu bersaing, asal diberi akses dan pendampingan teknologi yang tepat dan tingkat pemasaran yang cerdas.

“Dengan adanya budidaya melon sistem Machida ini, menunjukkan komitmen Sumenep untuk tidak hanya memajukan sektor pertanian dari segi produksi, tetapi juga memajukan sektor pertanian dari sumber daya manusia dan petani yang dimiliki,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB