Cipayung Plus Sumenep Gruduk Mapolres, Ini Tuntutannya

Senin, 1 September 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cipayung Plus Sumenep saat melakukan aksi demontrasi di Mapolres Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Cipayung Plus Sumenep saat melakukan aksi demontrasi di Mapolres Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Cipayung Plus Sumenep, Madura, Jawa Timur, laksanakan aksi demontrasi di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) setempat.

Diketahui, insiden yang menimpa saudara Affan menjadi peringatan keras bagi institusi polri yang seharusnya memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat berdasarkan UU nomor 2 tahun 2002.

“Untuk itu, polri harus bertanggung jawab penuh atas pelanggaran yang dilakukan dan diadili secara transparan agar publik mengetahui secara seksama bentuk keadilan dari adanya kejadian tersebut,” ujar salah Korlap Aksi dari HMI, Faishol. Senin (1/25)

Menurut Faishol, hal yang paling penting adalah menjunjung tinggi nilai-nilai yang berkaitan dengan gak asasi manusia.

“Sebagai mana nak untuk hidup, hal untuk tidak disiksa, beragama dan beribadat, berpikir dan mengeluarkan pendapat dan lainnya, yang telah diatur dalam undang-undang nomor 39 tahun 1999,” tegasnya.

Maka pihaknya pihaknya menuntut, oknum dan anggota atasan polri bertanggung jawab dengan diadili secara transparan atas nama korban.

“Berikan jaminan atas keluarga korban yang ditinggalkan. Menekan Polres Sumenep untuk berkomitmen bersama rakyat secara tegas adanya reformasi institusi polri,” jelasnya.

“Hentikan intimidasi terhadap aktivis dan rakyat sipil dalam menyampaikan aspirasi. Komitmen Cipayung Plus Sumenep mengawal keadilan dan isu-isu Hak Asasi Manusia,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Sumenep, Rivanda, menyambut massa aksi dan menyampaikan komitmen atas tuntutan.

“Kami berkomitmen atas tuntut aksi yang telah tertulis dan selalu membuka aspirasi terhadap siapapun termasuk driver ojek online,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru