Bupati Gresik Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang Nasional

Rabu, 3 Desember 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat menerima dua penghargaan (Istimewa - garudajatim.com)

i

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat menerima dua penghargaan (Istimewa - garudajatim.com)

GRESIK, Garuda Jatim — Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kembali mencatatkan capaian prestisius di tingkat nasional.

Pada gelaran Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Tempo Media Group, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus untuk kategori kinerja pelaksanaan program strategis nasional skala fiskal sedang.

Dua sektor yang membawa Gresik ke panggung penghormatan adalah penyerapan tenaga kerja dan peningkatan akses serta kualitas layanan kesehatan, dua indikator yang menjadi barometer kemajuan fundamental sebuah daerah.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Tenaga Kerja Yassierli kepada Bupati Gresik di Hotel Borobudur Jakarta.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani menyatakan bahwa apresiasi ini bukan sekadar trofi, tetapi wujud konkret dari kerja kolaboratif seluruh pihak di Gresik.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Ini adalah pemicu semangat bagi kami untuk terus menghadirkan program konkret dan berdampak,” ujar Gus Yani. Rabu (3/12/25)

Penilaian yang dilakukan tim independen, menurutnya, merupakan faktor penting yang menunjukkan bahwa transformasi Gresik dibangun dari proses yang transparan dan terukur.

Sektor ketenagakerjaan menjadi salah satu poin paling mencolok. Kabupaten Gresik berhasil mencapai penyerapan tenaga kerja sebesar 0,98 persen, melonjak jauh melampaui batas minimal penurunan kesempatan kerja nasional yang berada di kisaran 0,35 persen.

Capaian ini menegaskan posisi Gresik sebagai kota industri dengan daya tarik investasi yang kuat, sekaligus bukti bahwa pertumbuhan industri benar-benar menciptakan lapangan kerja baru.

“Kami berkomitmen menjaga iklim investasi agar semakin kompetitif, baik secara nasional maupun internasional. Kemudahan perizinan dan peningkatan nilai investasi adalah kunci agar Gresik tetap menjadi magnet industri,” tegasnya.

Di bidang kesehatan, Kabupaten Gresik dinilai sukses memperluas sekaligus meningkatkan kualitas layanan. Beberapa program unggulan yang mencuri perhatian tim penilai antara lain:

Pembangunan Gedung Rawat Jalan dan Diagnostik Terpadu RSUD Ibnu Sina untuk pelayanan cepat, akurat, dan terintegrasi.

Penguatan akses kesehatan di daerah kepulauan seperti Pulau Bawean. 29 dari 32 puskesmas kini memiliki layanan rawat inap.

Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) 100%, memastikan seluruh warga memiliki jaminan kesehatan.

Dari hasil evaluasi, Gresik membukukan skor 87,99% untuk aspek peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan 98,98% untuk layanan cek kesehatan gratis, dan Otonomi pengelolaan keuangan puskesmas di atas rata-rata nasional (83,85%), sementara Implementasi layanan primer terintegrasi berbasis klaster mencapai 100%.

“Program-program ini adalah bagian dari ikhtiar besar untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Akses harus mudah, layanan harus bermutu,” beber Gus Yani.

Dua penghargaan strategis ini membuat Kabupaten Gresik semakin kokoh sebagai daerah dengan kinerja pemerintahan yang progresif, inovatif, dan berorientasi hasil.

“Terima kasih atas apresiasi ini. Kami akan terus berlari lebih cepat untuk melayani masyarakat dan mewujudkan daya saing daerah sebagaimana diharapkan warga Gresik.” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru