Bupati Award 2025, Ajang Pemantik Inovasi Aparatur Kecamatan dan Kelurahan di Sumenep

Jumat, 17 Oktober 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menggelar rapat bersama seluruh elemen pemerintah (Za - Seputarjatim.com)

i

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menggelar rapat bersama seluruh elemen pemerintah (Za - Seputarjatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali menyalakan semangat perubahan melalui gelaran Bupati Award 2025.

Ajang tahunan yang selalu dinanti ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi para aparatur pemerintahan di tingkat kecamatan dan kelurahan untuk beradu gagasan, kreativitas, dan inovasi demi pelayanan publik yang lebih cepat, ramah, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Dalam acara Peluncuran dan Sosialisasi Bupati Award 2025 di Kantor Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi sarana introspeksi sekaligus pemacu kinerja seluruh perangkat daerah agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin Bupati Award menjadi pemacu semangat, bukan sekadar perlombaan. Ini tentang membangun budaya kerja yang inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya. Jumat (17/25)

Menurutnya, era birokrasi modern menuntut aparatur daerah untuk keluar dari zona nyaman. Pemerintah tidak lagi hanya dituntut hadir, tetapi juga harus tangkas menjawab kebutuhan masyarakat.

Cak Fauzi menekankan, bahwa Bupati Award menjadi wadah pembelajaran kolektif antar-instansi.

Melalui ajang ini, setiap kecamatan dan kelurahan dapat menampilkan terobosan dalam tata kelola pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan layanan publik berbasis teknologi.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi ruang berbagi pengalaman. Kami ingin ada praktik terbaik yang bisa ditiru dan dikembangkan antarwilayah,” bebernya.

Ia mengingatkan, bahwa kecamatan dan kelurahan merupakan garda terdepan pelayanan publik. Maka, kecepatan dan ketepatan pelayanan menjadi tolok ukur utama keberhasilan sebuah birokrasi.

“Ketika kecamatan dan kelurahan bisa melayani cepat, responsif, dan transparan, maka roda pemerintahan berjalan efektif dan kepercayaan masyarakat meningkat,” tegasnya.

Bupati Fauzi juga mendorong setiap kecamatan dan kelurahan mengembangkan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi. Pihaknya menyebut, ke depan tidak ada lagi alasan bagi birokrasi untuk berjalan lambat di era digital.

“Kami ingin melihat ide-ide baru seperti layanan administrasi berbasis aplikasi, sistem pengelolaan sampah digital, hingga inovasi literasi digital bagi warga. Semua harus bergerak menuju pelayanan modern,” katanya.

“Inovasi itu bukan kompetisi semata, tapi cara berpikir baru untuk melayani masyarakat lebih baik. Inilah semangat yang ingin kami tanamkan lewat Bupati Award 2025,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru