Buka Peluang Strategis, DPMPTSP Sumenep Tantang Investor di Investment Summit 2025

Senin, 10 November 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DPMSTP Sumenep, Rahman Riadi, ketika sambutan di acara inti Sumenep Investment Summit (Za - garudajatim.com)

i

Kepala DPMSTP Sumenep, Rahman Riadi, ketika sambutan di acara inti Sumenep Investment Summit (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMSTP) Sumenep, Jawa Timur, resmi menggelar Sumenep Investment Summit 2025 dengan tajuk “Investment Challenges and Opportunities in Sumenep Regency”.

Acara istimewa tersebut berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep, dan menjadikan dialog bisnis menyatu dengan nuansa budaya klasik Madura.

Usai pembukaan, jajaran pimpinan daerah meninjau area pameran yang menampilkan 40 stand yang terdiri dari 20 stand potensi investasi strategis dan 20 stand bazar UMKM di area luar pendopo.

Peninjauan ini bukan sekadar agenda seremonial. Di dalamnya, terjalin diskusi tentang bagaimana investasi dapat menguatkan produksi lokal, membuka pasar baru, dan mengawal kemajuan Sumenep dalam bayang-bayang persaingan ekonomi regional.

Kepala DPMSTP Sumenep, Rahman Riadi, mengatakan bahwa Sumenep Investment Summit 2025 menjadi forum strategis guna menyambungkan kebutuhan investor dengan kesiapan infrastruktur ekonomi lokal.

Menurutnya, DPMSTP telah melakukan transformasi besar dalam sistem perizinan menuju layanan serba digital, transparan, dan terintegrasi lintas sektor.

“Kami siap mendampingi investor dengan konsep one stop service. Sistem kami dirancang memberikan kepastian hukum sekaligus efisiensi agar proses investasi berlangsung lebih cepat dan aman,” ujarnya. Senin (10/11/25)

Ia memerinci, potensi yang ditawarkan mencakup sektor pertanian, perikanan, perdagangan, IKM, hingga energi, di mana SKK Migas turut berpartisipasi sebagai representasi pengelola sektor strategis tersebut.

“Sumenep ingin menunjukkan bahwa kami bukan hanya siap menghadapi tantangan investasi, tetapi juga berkomitmen menciptakan peluang berkelanjutan bagi daerah dan warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Wabup Sumenep, KH. Imam Hasyim dalam sambutannya menyatakan bahwa investasi adalah pondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baginya, modal asing maupun domestik dapat membuka pintu baru bagi peningkatan pendapatan masyarakat.

“Ini simbol bahwa pemerintah dan pegiat usaha berjalan seiring. Kami mengajak semua pihak melihat Sumenep sebagai pusat peluang ekonomi yang nyata,” tegasnya.

“Investasi bukan hanya nominal. Ia membawa perubahan membuka lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memajukan ekonomi. Ini era baru bagi Sumenep,” paparnya.

Sumenep disebut menyimpan deposit potensi besar mulai sektor peternakan, pertanian, pariwisata bahari, hingga kelautan.

“Lewat forum ini, kami berharap tercipta komitmen nyata dari investor untuk menancapkan pijakan jangka panjang di Sumenep,” sambungnya.

Pihaknya menjelaskan, langkah tersebut membuka peluang kemitraan UMKM dengan industri besar, sekaligus menghubungkan mereka dengan pasar yang lebih luas.

“Dengan bergulirnya Sumenep Investment Summit 2025, pemerintah daerah mengeklaim siap menampung aspirasi investor, mempercepat proses perizinan, memperkuat sinergi bisnis, dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB