Atasi Kekeringan, DKPP Sumenep Pantau Langsung Lahan pertanian 

Kamis, 24 Juli 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat memantau lahan pertanian di Desa Pangarangan, dan di Desa Kacongan (Za - garudajatim.com) 

i

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat memantau lahan pertanian di Desa Pangarangan, dan di Desa Kacongan (Za - garudajatim.com) 

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, siaga salurkan air bersih untuk mengatasi kekeringan di lahan pertanian dan mencegah gagal panen.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa penguatan program pompanisasi merupakan suatu kepedulian pemerintah, baik dari pusat, provinsi hingga kabupaten, dalam memberikan solusi kekeringan lahan pertanian milik petani yang hampir panen.

“Kami tetap semangat dalam memperkuat program pompanisasi ini, lebih baik menjaga terlebih dahulu, meskipun saat ini belum ada kekeringan di lahan pertanian,” ujarnya. (24/25)

Menurutnya, pihaknya menyiagakan pompanisasi sebanyak 125 unit. Jumlah pompa sebanyak itu diharapkan dapat mengatasi persoalan potensi kekeringan lahan pertanian yang terjadi di ujung timur Pulau Garam Madura.

“Meski begitu, kami akan tetap berkoordinasi dengan berbagai pihak. Pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan TNI sehingga dapat bekerjasama dalam mengatasi masalah pasokan air di lapangan,” jelasnya.

Inung, sapaan akrabnya menyatakan pihak membuka ruang bagi siapapun, termasuk petani untuk berdialog dalam rangka menyiapkan lahan pertanian menghadapi kemarau.

“Seperti halnya telah kita lakukan saat meninjau lokasi pompanisasi di Desa Pangarangan dan di Desa Kacongan hari ini. Selain melihat perkembangan tanaman petani yang terairi, kita juga membuka diri berdialog bersama petani. Alhamdulillah, kami melihat respon positif dan bersemangat,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Perpres MBG Diperluas, Presiden Prabowo: Semua Tenaga Pendidikan Adalah Prioritas Bangsa
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB

Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep

Berita Terbaru

Opini

Catatan Kritis Untuk Penyiaran RRI Sumenep

Rabu, 14 Jan 2026 - 15:19 WIB