Arutala di Langit Batik Sumenep: Festival 2025 Jadi Panggung Kolaborasi Nasional-Lokal

Minggu, 31 Agustus 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arutala di Langit Batik Sumenep: Festival 2025 Jadi Panggung Kolaborasi Nasional-Lokal

i

Arutala di Langit Batik Sumenep: Festival 2025 Jadi Panggung Kolaborasi Nasional-Lokal

SUMENEP, Garuda Jatim – Langit pagi itu seolah menyatu dengan tema besar Sumenep Batik Festival 2025, Arutala, rembulan yang bersinar di tengah samudera.

Sejak pagi, gor A. Yani Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah dipenuhi pengunjung yang antusias menyaksikan bagaimana batik khas Sumenep bertransformasi menjadi busana berkelas, lengkap dengan gemerlap cahaya, musik, dan parade mode yang memikat.

Festival yang pertama kali digelar pada 2017 ini bukan sekadar peragaan busana. Ia telah menjelma menjadi titik temu kreativitas, tempat desainer nasional, model ternama, dan koreografer profesional berpadu dengan kekuatan lokal, UMKM, desainer muda, dan para perajin batik yang setia menjaga tradisi.

“Keistimewaan tahun ini adalah semua karya yang tampil benar-benar berbahan batik asli Sumenep, diproduksi UMKM Pakandangan. Lalu dikreasikan oleh para desainer dengan sentuhan modern. Jadi, nilai lokalnya tetap kuat, tapi tampilannya universal,” ujar penanggung jawab acara, dr. Novi Sri Wahyuni. Minggu (31/25)

Sejak pagi, lanjut dia, festival ini hidup dengan berbagai kompetisi fashion. 65 peserta dari Surabaya, Malang, Jember, Bondowoso, hingga empat kabupaten di Madura ambil bagian.

“Mereka menunjukkan bahwa batik Sumenep bukan hanya warisan, melainkan identitas yang bisa dibawa lintas daerah,” tegasnya.

Di panggung utama, desainer Jember Eko Purwanto, memukau dengan rancangan glamor bernuansa pesta.

“Saya ingin menonjolkan sisi gala dari batik. Kuncinya memahami filosofi motif batik, lalu memadukannya dengan tren mode, juga update dan berani bereksperimen” ucapnya.

Sementara itu, Koreografer nasional, Agung Soedir Putra, memilih format show parade untuk menutup malam.

Menurutnya, parade kolaboratif memberi ruang lebih luas agar karya para desainer bisa saling mengisi, sekaligus memperkuat posisi UMKM.

“Show parade ini cocok sekali dengan semangat festival. Batik Sumenep tampil sebagai karya bersama, bukan berdiri sendiri,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, kehadiran Runner Up III Putri Indonesia Jawa Timur 2025, Dinda Zoraya, menambah daya tarik. Ia tanpak Membawakan busana kontemporer karya desainer Madura, Dinda terkesima dengan keberanian generasi muda Sumenep.

“Mereka percaya diri, tekniknya bagus, dan berani tampil beda. Itu modal penting untuk membawa batik ini ke panggung nasional,” katanya.

Batik Sumenep tidak hanya dikenakan, tapi juga diceritakan. Ia menjadi bahasa universal yaitu tentang kebanggaan, tentang warisan, dan tentang keberanian melangkah ke masa depan.

“Arutala benar-benar menjadikan Sumenep Batik Festival 2025 bukan sekadar pesta mode, melainkan cahaya baru bagi batik Madura,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru