APHT Guluk-Guluk Mulai Geliatkan Ekonomi Warga, 11 Pabrik Rokok Serap 220 Tenaga Kerja Lokal

Jumat, 5 Desember 2025 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat mengungkapkan tentang progres APHT (Za - garudajatim.com)

i

Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, saat mengungkapkan tentang progres APHT (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) di Desa Guluk-Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Jawa Timur, resmi memasuki babak baru.

Sejak mulai beroperasi pada November 2025, kawasan industri tembakau yang dibangun dengan dukungan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini terbukti memberi dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah ada sebelas pabrik rokok yang menempati APHT.

“Dengan estimasi rata-rata 20 pekerja untuk setiap perusahaan, APHT diproyeksikan mampu menyerap sedikitnya 220 tenaga kerja lokal,” ujarnya. Jumat (5/12/25)

“Ini kabar baik bagi warga Sumenep. APHT sudah benar-benar hidup. Dengan sebelas pabrik yang masuk, kita bisa menyediakan peluang kerja sekitar dua ratus dua puluh orang. Ini efek nyata yang dirasakan masyarakat,” tutur Ramli.

Ramli menjelaskan bahwa operasional APHT dimulai sejak November 2025 setelah seluruh proses legalitas masing-masing perusahaan rokok, termasuk perizinan dan pengurusan pita cukai mulai tuntas.

Tahapan ini, lanjut dia, sebelumnya menjadi hambatan utama sehingga beberapa tenant tidak bisa langsung memulai produksi.

“Setelah perusahaan memperoleh izin lengkap dan pita cukai, barulah mereka dapat berproduksi. Sekarang prosesnya sudah berjalan,” jelas Ramli.

Menurut Ramli,Saat ini seluruh pabrik di APHT masih memproduksi Sigaret Kretek Tangan (SKT). Pilihan ini merupakan strategi untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal sebelum beralih ke mesin dalam tahap berikutnya.

“Kita dorong SKT dulu karena lebih banyak menyerap tenaga kerja. Ke depan memang ada rencana masuk ke produksi berbasis mesin, tapi untuk saat ini kami prioritaskan kesempatan kerja bagi warga,” terangnya.

Masuknya sejumlah pabrikan ke APHT telah menggerakkan aktivitas ekonomi di Kecamatan Guluk-Guluk. Selain peluang kerja baru bagi masyarakat, keberadaan pabrik juga memicu aktivitas pendukung seperti warung, jasa transportasi, hingga supply bahan baku.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menyebut APHT sebagai langkah strategis untuk menekan peredaran rokok ilegal, memperkuat industri rokok legal lokal, dan memastikan manfaat DBHCHT terasa langsung di masyarakat.

“Dengan operasional yang terus berkembang, APHT diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Sumenep dan menjadi model pengelolaan kawasan industri tembakau yang lebih tertib, legal, dan berpihak pada kesejahteraan warga,” tutupnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru