Pemkab Sumenep Gelar Anugerah Inovasi Daerah 2025, Dorong Kreativitas Lintas Sektor untuk Kemajuan Daerah

Senin, 22 September 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Brida Sumenep, Benny Irawa, saat menyampaikan tentang ajang AID Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Kepala Brida Sumenep, Benny Irawa, saat menyampaikan tentang ajang AID Kabupaten Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah, Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal menggelar Anugerah Inovasi Daerah (AID) Kabupaten Sumenep 2025.

Ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah strategis untuk mengapresiasi ide-ide kreatif dan solusi nyata dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, masyarakat, hingga dunia usaha.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sumenep, Benny Irawan, mengatakan bahwa ajang ini menjadi peluang emas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami mengundang seluruh perangkat daerah, BUMD, ASN, hingga masyarakat umum untuk berpartisipasi. Ini kesempatan emas untuk menunjukkan ide-ide cemerlang yang dapat memberikan dampak positif nyata bagi Sumenep,” ujarnya. Senin (22/25)

Proses seleksi AID 2025, lanjut dia, akan dilakukan secara ketat oleh tim juri independen yang terdiri dari akademisi, praktisi, komunitas, media, dan ahli sesuai bidangnya. Penilaian berfokus pada orisinalitas, kebermanfaatan, keberlanjutan, serta potensi replikasi inovasi agar dapat diterapkan lebih luas.

Ia menegaskan, tahapan kegiatan kini memasuki masa pendaftaran proposal yang berlangsung sejak 1 hingga 24 September 2025. Peserta dapat mengakses informasi dan pedoman lengkap melalui barcode pada flyer resmi atau langsung di tautan https://linktr.ee/anugerahinovasidaerah2025.

“Puncak Anugerah Inovasi Daerah Sumenep 2025 akan digelar bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Sumenep. Kami berharap momentum tersebut dapat memperkuat budaya inovasi sebagai identitas baru Sumenep yang adaptif dan progresif,” tegasnya.

“Mari kita jadikan Sumenep sebagai kabupaten yang maju dan inovatif. Partisipasi Anda adalah kontribusi nyata untuk masa depan Sumenep yang lebih baik,” jelas Benny.

Flyer Ajang Anugerah Inovasi Daerah (AID) Kabupaten Sumenep 2025.

 

Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan bahwa inovasi bukan sekadar tren, melainkan kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Anugerah Inovasi Daerah ini adalah wadah strategis bagi kita semua untuk menunjukkan kreativitas dan solusi inovatif yang dapat memajukan Sumenep. Inovasi adalah kunci utama untuk mengatasi berbagai tantangan dan menciptakan pelayanan publik yang lebih baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Fauzi.

Anugerah Inovasi Daerah tahun ini akan dibagi ke dalam tiga kategori utama:

1. Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, mencakup pembaruan dalam manajemen pemerintahan dan tata laksana internal.

2. Inovasi Pelayanan Publik, meliputi ide baru dalam pelayanan perizinan, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan barang/jasa publik.

3. Inovasi Daerah Lainnya, ruang terbuka bagi perangkat daerah sesuai kewenangan masing-masing yang tidak masuk dalam dua kategori sebelumnya.

“Dengan ajang ini, Pemkab Sumenep tidak hanya ingin menemukan inovasi, tetapi juga membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan, sehingga setiap ide yang lahir benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Berita Terbaru