Jernihkan Otak dengan Buku, Dispusip Sumenep Sukses Gelar Festival Literasi

Senin, 22 September 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, saat sambutan di acara festival literasi (Za/Di)

i

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, saat sambutan di acara festival literasi (Za/Di)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sukses menggelar festival literasi, acara yang mengusung tema Merawat Tradisi, Menggali Inspirasi Lewat Tradisi akan berlangsung selama enam hari kedepan.

Kepala Dispusip Sumenep, Rudi Yuyianto, mengatakan bahwa lebih dari dua ribu judul buku telah disiapkan untuk masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa.

“Tujuan kegiatan ini untuk menumbuhkan minat baca dan daya literasi di masyarakat serta memberikan ruang inspiratif dan kreatif dari berbagai kalangan sebagai pilar pendidikan atau peradaban” ujarnya. Senin (22/25)

Dengan rangkaian acara, lanjut dia, bedah buku hari pertama dengan peserta 150 orang, acara kedua talk show literasi, dan lomba mewarnai tingkat taman kanak-kanak sederajat, sedang acara terakhir bazar buku.

“Hal tersebut tentunya untuk menumbuh kembangkan generasi Z ditengah digitalisasi. Jadi bagaimana anak-anak sekarang membaca tetap dengan buku meskipun sudah lebih gampang di handphone,” bebernya.

“Karena itu, marwah buku dan hasil baca di handphone sangat berbeda hasilnya,” Imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menyatakan membaca itu sudah perintah utama kita yaitu iqro’ (maka bacalah) nanti akan menemukan sesuatu yang belum pihak temui atau pahami.

“Manusia, jika tidak membaca maka tidak akan menjadi orang yang tenang. Maka dengan membaca dunia kita tambah luas,” paparnya.

Ilmu pengetahuan, ia menegaskan, bisa didapatkan dimana saja. Namun, dengan membaca buku otak semakin terasah kemampuannya atau semakin jernih untuk melihat dunia.

“Saya ingin anak-anak di Sumenep lahir dari dunia pendidikan. Maka kegiatan seperti ini di Dispusis tidak boleh hilang atau bahkan lebih dikembangkan dan bisa mendatangkan lebih banyak ribuan buku lainnya dalam mendorong dunia literasi,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru