Festival Tan Pangantanan 2025, Sumenep Tanamkan Cinta Budaya Sejak Usia Dini

Selasa, 9 September 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Flyer Festival Tan Pangnatanan Sumenep (Istimewa - garudajatim.com)

i

Flyer Festival Tan Pangnatanan Sumenep (Istimewa - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menghidupkan denyut tradisi melalui Festival Tan Pangantanan 2025 yang akan digelar pada 21 September mendatang di Desa Karanganyar, Kecamatan Kalianget.

Dengan mengusung tema “Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang”, acara ini bukan sekadar parade kostum pengantin adat, melainkan wadah untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak usia dini.

Ketua Panitia, Herly Wahyudi, mengatakan, bahwa festival ini melibatkan peserta dari TK dan PAUD di seluruh kecamatan Sumenep, dengan jumlah minimal 12 orang dan maksimal 24 orang untuk setiap kelompok.

“Anak-anak akan tampil di panggung dengan balutan busana pengantin khas Madura yang kaya simbol dan filosofi,” ujarnya. Selasa (9/25)

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mengenakan busana, tapi juga belajar bahwa setiap detail tradisi punya makna. Dengan cara ini, mereka bisa tumbuh dengan rasa bangga terhadap jati diri budayanya,” jelasnya.

Ia menegaskan, Festival yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00–17.00 WIB ini diproyeksikan menjadi tontonan sekaligus tuntunan.

Masyarakat akan disuguhi penampilan anak-anak yang penuh keceriaan, lanjut dia, sementara nilai edukasi terselip melalui pengenalan simbol-simbol adat pengantin Sumenep.

Tak hanya itu, pihaknya menyatakan, acara ini juga diharapkan mampu menciptakan interaksi sosial yang hangat, memperkuat rasa kebersamaan, dan menghadirkan kebanggaan kolektif terhadap warisan leluhur.

Sebagai bentuk penghargaan, pemenang akan mendapatkan trophy, piagam, serta uang pembinaan dari Bupati Sumenep untuk juara 1, 2, dan 3.

Sementara juara 4 hingga 6 tetap membawa pulang trophy dan piagam. Hadiah ini menjadi simbol apresiasi pemerintah terhadap dedikasi peserta sekaligus motivasi untuk terus mencintai budaya lokal.

“Festival Tan Pangantanan 2025 dapat disaksikan masyarakat luas secara gratis. Pemerintah mengajak warga untuk hadir, tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tradisi,” Imbuhnya.

Lebih dari sekadar festival, acara ini adalah pesan kultural, bahwa akar budaya tidak boleh terputus, dan generasi muda harus tumbuh dengan kesadaran akan identitasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Berita Terbaru