Disnaker Sumenep Tutup Pelatihan Tata Rias Pengantin, Cetak Perias Lokal Berdaya Saing

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta Pelatihan Tata Rias Pengantin saat foto bersama dengan disnaker Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Peserta Pelatihan Tata Rias Pengantin saat foto bersama dengan disnaker Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menutup kegiatan Pelatihan Tata Rias Pengantin yang digelar di Salon Omah Ayu Zahra, Jalan KH. Mansyur, Desa Pabian, Kecamatan Kota.

Sekretaris Disnaker Sumenep, Kusmuni, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 16 peserta yang telah ikut partisipasi selama pelatihan berlangsung beberapa hari.

“Pelatihan ini menjadi pintu awal untuk meningkatkan kompetensi sekaligus membuka peluang usaha di bidang tata rias. Jangan pernah takut melakukan promosi dan mengembangkan potensi, karena dengan keberanian itu, peserta akan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga,” jelasnya. Kamis (21/25)

Pihaknya menyatakan, sektor jasa kecantikan, khususnya tata rias pengantin, masih memiliki prospek yang cerah di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kecantikan dalam berbagai acara.

“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti sampai di sini. Jadikan keterampilan tata rias sebagai pintu menuju kemandirian ekonomi. Terus belajar, berinovasi, dan buktikan bahwa masyarakat Sumenep mampu bersaing,” pungkasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Berita Terbaru