Kapal Angkut Beras Bulog 27,940 Ton Kandas di Perairan Pulau Raas Setelah Nabrak Karang

Rabu, 30 Juli 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi kapal pengangkut beras bantuan pangan dari Bulog yang kandas di perairan Pulau Sarok, Raas, Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Proses evakuasi kapal pengangkut beras bantuan pangan dari Bulog yang kandas di perairan Pulau Sarok, Raas, Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Sebuah kapal bermuatan beras bantuan pangan dari Bulog Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami kecelakaan laut di wilayah perairan sebelah utara Pulau Sarok, Kecamatan Raas pada Rabu, 30 Juli 2025.

Perahu jenis KLM Sepudi Indah GT.17 dengan nomor 949/Lc, milik Sukri, berangkat dari Pelabuhan Gresik Putih, Kalianget, pada pukul 01.00 WIB dini hari.

Kapal yang dinakhodai Busar, bersama dua anak buah kapal (ABK) bernama Sugeng dan Mahor seluruhnya berasal dari Kecamatan Gayam, Sumenep, memuat sebanyak 27,940 ton beras Bulog yang akan didistribusikan ke empat desa di Kecamatan Raas, Desa Tonduk, Kropoh, Poteran, dan Ketupat.

Sekitar pukul 07.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan menabrak karang saat hendak memasuki perairan Pulau Raas, hingga akhirnya kandas di sebelah utara Pulau Sarok.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh kru kapal berhasil selamat dan segera memberikan laporan kepada pihak Syahbandar.

Polsek Raas yang menerima informasi dari Syahbandar, langsung berkoordinasi dengan Koramil Raas dan mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi terhadap muatan beras dilakukan dengan memindahkan barang ke perahu taksi milik warga bernama H untuk kemudian dibawa ke Pelabuhan Ketupat.

Kasi Humas Polres Sumenep, Widiarti, menyampaikan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Polsek Raas untuk terus memantau dan mengawal proses evakuasi.

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini anggota kami di Polsek Raas bersama unsur TNI dan pihak terkait telah melakukan pengamanan dan evakuasi terhadap muatan kapal. Kami pastikan distribusi beras tetap berjalan sesuai tujuan,” tukasnya.

Hingga berita ini ditulis, proses evakuasi masih berlangsung dengan pengawasan langsung dari personel gabungan di lapangan.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru