Efek BBM Langka, Bupati Jember Keluarkan SE Tentang Pembelajaran Daring, Termasuk Pelayanan Pejabat Pemkab

Selasa, 29 Juli 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menyampaikan tentang pembelajaran daring dan pelayanan pejabat terhadap masyarakat (Istimewa - garudajatim.com)

i

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menyampaikan tentang pembelajaran daring dan pelayanan pejabat terhadap masyarakat (Istimewa - garudajatim.com)

JEMBER, Garuda Jatim – Dampak krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jember, Jawa Timur, Bupati Muhammad Fawait mengintruksikan siswa boleh mengikuti pembelajaran daring.

Tidak hanya itu, Fawait juga mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 400.3.1./3550/35.09.310/2025 bahwa pejabat – pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang pelayanannya tidak langsung pelayanannya menyentuh kepala masyarakat.

“Ini kami beri kesempatan sampai BBM kembali normal atau pulih, sehingga seluruh pekerjaan bisa dikerjakan dari rumah,” ujarnya. Selasa (29/25)

Karena ini, lanjut dia, menyangkut roda perekonomian masyarakat dan seluruh, sehingga dengan kelangkaan BBM seluruh pekerjaan masyarakat terhambat.

“Karena masyarakat untuk bekerja membutuhkan BBM, dan seluruh pendistribusian bahan pastinya sangat membutuhkan,” tegasnya.

“Bagi Pemerintah Kabupaten Jember kami juga memberlakukan skema Work From Home (WFH) atau Work From Anywhere (WFA) bagi pegawai,” bebernya.

“Kami berjanji untuk melakukan pemantauan bersama Pertamina ke sejumlah SPBU di Jember, serta menyurati Pertamina Pusat untuk meminta tambahan perhatian terkait krisis distribusi BBM di Jember,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU
Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa
Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 
Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep
Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti
Dana PKH Diduga Digunting Bertahun-tahun, Laporan Warga Pakondang Mandek di Kejari Sumenep
Investasi Sumenep Tembus Rp2 Triliun di Tengah Transisi Regulasi, UMKM Jadi Penyangga Utama Ekonomi Daerah
52 SPPG Sumenep Abai Uji Limbah Meski Diwajibkan Kepmen 2760
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:58 WIB

Menguji Nurani Hukum, Duplik ODGJ Sapudi Sumenep Bongkar Kekeliruan Dakwaan JPU

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:18 WIB

Pledoi Asip Kusuma: Dari Tamu Pernikahan ke Kursi Terdakwa

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:07 WIB

Air Mata di Ruang Sidang PN Sumenep: Korban Cekikan ODGJ Sapudi Menangis Saat Membela Diri, Anak Putus Sekolah 

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:59 WIB

Sidang ODGJ Sapudi Menguak Cacat Tuntutan Jaksa, KUHP Lama Dipersoalkan di PN Sumenep

Rabu, 14 Januari 2026 - 17:01 WIB

Bupati Sumenep Lakukan Reset Birokrasi 2026, Sembilan Kepala OPD Kunci Diganti

Berita Terbaru