Proyek Revitalisasi Pasar Anom Baru Sumenep, Relokasi Pedagang Jadi Ujian Sensitivitas DKUPP

Senin, 28 Juli 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat Sumenep ketika belanja di Pasar Anom Baru Sumenep (Za - garudajatim.com)

i

Masyarakat Sumenep ketika belanja di Pasar Anom Baru Sumenep (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Proyek revitalisasi Pasar Anom Baru Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, saat ini sudah memasuki tahap perencanaan dan sosialisasi kepada pedagang.

Tujuan dari sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep sebagai upaya relokasi berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan apapun.

“Saat ini proses perencanaan berlangsung dan kami menargetkan percepatan di tahap pelelangan proyek,” kata Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Halil. Senin (28/25)

Ia menjelaskan, bahwasanya meskipun perencanaan belum rampung semuanya tetapi proses tender dipercepat agar tidak terlambat.

“Ada sekitar 20 pedagang yang berada di are renovasi itu terkena dampaknya, dan kami akan merelokasi pedagang yang menjadi titik renovasi tersebut,” ucapnya.

Ia menegaskan, pengerjaan revitalisasi Pasar Anom diperkirakan memakan waktu empat bulan.

“Karena saat ini kebetulan ada kios kosong di area blok sayur, maka itu akan dimanfaatkan untuk relokasi pedagang meskipun mereka juga ada di kawasan blok tersebut,” imbuhnya.

“Tidak hanya Pasar Anom Baru yang menjadi sasaran renovasi, akan tetapi karena keterbatasan anggaran kami kerjakan disana terlebih dahulu untuk realisasi di tahun ini,” tukasnya.

Untuk diketahui, DKUPP juga memiliki rencana revitalisasi terhadap tiga pasar lainnya tahun ini, yakni Pasar Gapura, Pasar Dasuk, dan Pasar Pasongsongan.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah
“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan
E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026
Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend
BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2
Lampu di Selamat Datang Padam, Wajah Sumenep Gelap di Bawah Kepemimpinan Achmad Fauzi
Ulama dan Habaib Ultimatum DPRD Sumenep, Desak Tutup Permanen Tempat Hiburan Malam
Dua Isu Besar Membayangi Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi Dinilai Lebih Aktif Bangun Pencitraan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:03 WIB

IWO Sumenep Gelar Audensi: Desak Evaluasi Total SPPG, Satgas Akui Program Masih Bermasalah

Senin, 2 Maret 2026 - 21:22 WIB

“Bismillah Melayani” Tinggal Slogan: Setahun Bupati Fauzi–Imam, Banjir Tetap Langganan, Pembangunan Sumenep Dipertanyakan

Senin, 2 Maret 2026 - 17:41 WIB

E-Katalog Dipaksakan, IWO Sumenep Tegas Tolak Skema Publikasi 2026

Senin, 2 Maret 2026 - 13:14 WIB

Evaluasi Dijadikan Alasan, SPPG Pakamban Laok 2 Sumenep Kena Suspend

Senin, 2 Maret 2026 - 08:55 WIB

BGN Stop 17 Dapur MBG di Jatim, Kasus Makanan Tak Layak Seret SPPG Pakamban Laok 2

Berita Terbaru