SUMENEP, Garuda Jatim – Polsek Bluto, Sumenep, Jawa Timur, memperkuat komunikasi sekaligus membangun kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bersama insan Pers.
Kapolsek AKP Agus Sugito, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kanit Intel Polsek Bluto. Sejumlah awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Sumenep turut ambil bagian dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan terbuka itu.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya Polsek Bluto memperkuat kemitraan dengan insan pers, sekaligus menindaklanjuti arahan Kapolda Jawa Timur mengenai pentingnya komunikasi aktif antara kepolisian dan media dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Bagi kepolisian, media memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Informasi yang disampaikan secara akurat, berimbang, dan edukatif dinilai dapat membantu masyarakat memahami persoalan hukum sekaligus mencegah berkembangnya informasi keliru yang berpotensi memicu keresahan.
Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang selama ini ikut berperan menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.
Ia menilai hubungan antara polisi dan pers tidak cukup dibangun hanya ketika terjadi persoalan atau peristiwa hukum. Komunikasi perlu dijaga secara berkelanjutan agar kedua pihak dapat saling bertukar informasi mengenai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
“Media merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga situasi kamtibmas. Melalui komunikasi yang baik dan pemberitaan yang edukatif serta berimbang, kita dapat bersama-sama menangkal hoaks dan menciptakan Kecamatan Bluto yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Agus. Selasa (11/8/26)
Pembicaraan kemudian berkembang pada sejumlah persoalan sosial dan hukum yang menjadi perhatian masyarakat Kecamatan Bluto. Salah satu isu yang turut menjadi bahan diskusi ialah maraknya aksi pencurian yang dinilai mulai meresahkan warga.
Persoalan tersebut menjadi perhatian karena keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga media untuk membangun kewaspadaan bersama.
Dalam konteks itu, insan pers memiliki peran penting sebagai jembatan informasi. Media dapat menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan lingkungan, sekaligus memberikan ruang bagi informasi kepolisian agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh mengenai perkembangan situasi keamanan.
Diskusi yang berlangsung secara informal tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran Polsek Bluto untuk menyerap masukan dan informasi dari para awak media terkait kondisi sosial yang berkembang di lapangan.
Suasana pertemuan pun berlangsung cair. Tidak ada sekat antara aparat dan jurnalis. Berbagai persoalan dibahas dalam suasana kekeluargaan, namun tetap diarahkan pada kepentingan bersama, yakni menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Bluto.
Pihaknya menyatakan komunikasi semacam ini menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Sebab, informasi mengenai persoalan keamanan membutuhkan penyampaian yang cepat, tepat, sekaligus bertanggung jawab agar tidak berubah menjadi kepanikan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, pers juga membutuhkan akses komunikasi yang baik dengan kepolisian untuk memastikan informasi yang diterima dan diberitakan memiliki dasar yang jelas.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah. Momen tersebut semakin mempererat hubungan antara jajaran Polsek Bluto dan insan pers sebagai mitra strategis dalam mengawal dinamika sosial di wilayah hukum Polsek Bluto.
Melalui pertemuan tersebut, ia berharap komunikasi dengan insan pers tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi. Hubungan yang telah terbangun diharapkan berkembang menjadi kolaborasi yang aktif, terbuka, dan berkesinambungan.
Sebab, ketika polisi bergerak menjaga keamanan di lapangan dan pers bergerak menjaga kualitas informasi, keduanya memiliki tujuan yang sama: memastikan masyarakat mendapatkan rasa aman sekaligus informasi yang benar.
“Dengan komunikasi yang semakin solid, Polsek Bluto dan insan pers diharapkan dapat bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat serta mendukung terwujudnya Kecamatan Bluto yang aman, tertib, damai, dan kondusif,” tukasnya.(Za/Di)
Penulis : Za
Editor : Redaksi











