SKK Migas Jabanusa Gandeng TNI Perkuat Benteng Hulu Migas, Pengamanan Obvitnas Kini Lebih Terintegrasi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BADUNG, BALI, Garuda Jatim –  SKK Migas Perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperkuat sinergi strategis untuk memastikan seluruh infrastruktur migas sebagai objek vital nasional (Obvitnas) tetap aman, produktif, dan mampu menopang ketahanan energi nasional di tengah meningkatnya tantangan keamanan dan dinamika geopolitik global.

Langkah tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Kesekuritian Tahun 2026 yang digelar SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Jabanusa di Badung, Bali.

Forum ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi sistem pengamanan, tetapi juga menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis, termasuk penguatan kolaborasi lintas institusi dan penerapan tata kelola keamanan yang lebih modern, adaptif, serta berkelanjutan guna menjaga kelangsungan operasi hulu migas nasional.

Rapat kerja tersebut mempertemukan jajaran SKK Migas, KKKS, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, hingga para pemangku kepentingan lainnya untuk menyusun strategi pengamanan menghadapi berbagai ancaman, mulai dari gangguan fisik terhadap fasilitas migas hingga risiko serangan siber yang semakin kompleks.

Salah satu hasil penting dalam forum tersebut ialah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SKK Migas dan TNI Angkatan Laut terkait pengamanan fasilitas migas lepas pantai (offshore).

Kesepakatan ini menjadi fondasi baru dalam memperkuat koordinasi pengamanan terhadap infrastruktur strategis yang berkontribusi besar terhadap produksi dan lifting migas nasional.

Selain itu, rapat juga menyepakati implementasi Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 14 Tahun 2025 sebagai pedoman tata kelola pengamanan sektor hulu migas yang lebih terintegrasi, berbasis mitigasi risiko, dan selaras dengan perkembangan tantangan keamanan nasional.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Jabanusa, Anggono Mahendrawan, mengatakan bahwa keberhasilan mewujudkan ketahanan energi tidak hanya ditentukan oleh peningkatan produksi migas, tetapi juga oleh terjaminnya keamanan seluruh fasilitas penunjang operasi.

“Ketahanan energi hanya dapat diwujudkan apabila seluruh fasilitas hulu migas berada dalam kondisi aman dan operasionalnya terjamin. Karena itu, kolaborasi dengan TNI bukan sekadar memperkuat sistem pengamanan, tetapi juga membangun kesiapsiagaan menghadapi setiap potensi ancaman. Kami ingin memastikan industri hulu migas tetap produktif, berkelanjutan, dan terus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” kata Anggono kepada garudajatim.com Jumat (17/7/26).

Sementara itu, Paban VII/Kermater Sterad Mabes AD, Kolonel Inf. Hipni Maulana F. menegaskan bahwa TNI Angkatan Darat berkomitmen mendukung pengamanan objek vital nasional sebagai bagian dari implementasi Asta Cita pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi.

Menurutnya, keberlangsungan sektor energi memiliki kaitan langsung dengan stabilitas ekonomi dan pembangunan nasional sehingga perlindungan terhadap aset strategis menjadi bagian penting dari tugas negara.

“Tugas kami bukan hanya menjaga aset negara dari berbagai ancaman, tetapi memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan tanpa hambatan. Ketika keamanan sektor energi terjaga, maka stabilitas ekonomi, pembangunan, dan kesejahteraan masyarakat juga akan ikut terpelihara. Inilah bentuk nyata pengabdian TNI dalam mendukung Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Di sisi lain, Penasihat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Kemaritiman, Laksamana Muda TNI Retiono Kunto H., S.E., M.A.P., CRMP., M.Tr.Ops., mengingatkan bahwa tantangan pengamanan instalasi migas di wilayah laut kini berkembang semakin kompleks.

Menurutnya, perlindungan fasilitas migas lepas pantai tidak lagi cukup mengandalkan patroli keamanan, melainkan harus diperkuat dengan pemanfaatan teknologi pengawasan maritim, sistem deteksi dini, serta keterlibatan masyarakat pesisir sebagai mitra pengamanan.

“Ancaman terhadap instalasi migas di laut terus berkembang, mulai dari pelanggaran hukum hingga ancaman siber. Karena itu, strategi pengamanan harus mengedepankan integrasi antara kekuatan pertahanan, penegakan hukum, teknologi pengawasan maritim, serta partisipasi masyarakat. Sinergi inilah yang akan menjadi benteng utama menjaga aset energi nasional,” ungkapnya.

Senada disampaikan Paban VI Binkuat Sopsal Mabesal, Kolonel Laut Awang Bawono, yang memaparkan spektrum ancaman terhadap industri hulu migas, mulai dari perompakan bersenjata, pencurian aset, sabotase, pencurian ikan (illegal fishing), kecelakaan kerja, cuaca ekstrem, gangguan instalasi bawah laut, hingga ancaman terorisme maritim dan serangan siber.

Menurutnya, TNI Angkatan Laut telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi melalui pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) untuk memastikan keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya kawasan strategis tempat beroperasinya industri hulu migas.

Melalui Rapat Kerja Kesekuritian Tahun 2026, SKK Migas Jabanusa bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan menegaskan bahwa pengamanan sektor hulu migas bukan sekadar menjaga aset negara, melainkan menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga, investasi tetap kondusif, dan fondasi ketahanan energi Indonesia semakin kokoh di masa depan.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan
Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND
Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus
129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter
Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat
Wabup Sumenep Dampingi Khofifah, Pantai Slopeng Disulap Jadi Pusat Layanan Warga
Sae Rassa Restaurant MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Sajikan A Taste of Home
Sae Rassa Hidupkan Malam Sumenep, Live Music dan Suki & Sushi Jadi Teman Bersantai
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Bappeda Sumenep Alihkan Pembiayaan PBI-JK 665.979 Jiwa ke APBN, Anggaran Daerah Dialihkan untuk Perkuat Layanan Kesehatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bawang Rubaru Naik Kelas, Bupati Sumenep Raih Apresiasi Kementan atas Keberhasilan UPLAND

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Sumenep Buka Dasar Hitung Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar, Wabup: Fiskal Jangan Sampai Tergerus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:08 WIB

129 Kepala Sekolah Dilantik, Wabup Sumenep Ingatkan Teknologi Tak Boleh Mengikis Karakter

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Khofifah Bawa 150 Drum Aspal untuk Sumenep, Wabup Imam Hasyim: Alhamdulillah, Semoga Bermanfaat untuk Masyarakat

Berita Terbaru