KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati(kiri) saat foto bersama Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo usia menerima penghargaan (Za - garudajatim.com)

i

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati(kiri) saat foto bersama Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo usia menerima penghargaan (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Kiprah Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jawa Timur, kembali mencatatkan prestasi membanggakan.

Pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026, koperasi milik pegawai rumah sakit daerah tersebut resmi menyandang Predikat Koperasi Sehat setelah meraih nilai 88,3 dalam proses penilaian yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kepada Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, dalam seremoni Harkopnas yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Capaian tersebut menjadi penegasan bahwa koperasi di lingkungan instansi pelayanan publik mampu berkembang dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Predikat Koperasi Sehat tidak diberikan secara seremonial. Sebelum penghargaan ditetapkan, tim penilai melakukan evaluasi komprehensif terhadap berbagai aspek, mulai dari kelembagaan, administrasi, kepatuhan terhadap regulasi, kesehatan keuangan, hingga kualitas pelayanan kepada anggota.

Hasilnya, KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berhasil memenuhi seluruh indikator utama dengan nilai 88,3 sehingga dinyatakan layak menyandang predikat tersebut.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, mengatakan penghargaan itu merupakan buah dari komitmen seluruh pengurus dan anggota koperasi dalam menjaga integritas organisasi serta membangun budaya pengelolaan yang sehat.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan amanah sekaligus kebanggaan bagi seluruh keluarga besar RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Ini membuktikan bahwa kerja sama, kejujuran, dan tata kelola yang baik mampu melahirkan prestasi yang membanggakan,” ujarnya usai menerima penghargaan. Jumat (17/7/26)

Menurutnya, keberadaan koperasi tidak lagi dipandang hanya sebagai lembaga simpan pinjam, melainkan menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan anggota.

Karena itu, pihaknya berkomitmen terus memperkuat sistem manajemen koperasi agar semakin transparan, akuntabel, adaptif, dan berkelanjutan. Langkah tersebut dinilai penting agar manfaat koperasi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anggota.

“Mempertahankan predikat tentu jauh lebih berat daripada meraihnya. Karena itu kami membutuhkan dukungan, partisipasi, dan komitmen seluruh anggota agar koperasi ini terus berkembang dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.

Erliyati menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, mulai dari pengurus hingga anggota yang selama ini konsisten menjalankan prinsip-prinsip perkoperasian dengan penuh tanggung jawab.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota koperasi. Semoga KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep semakin kuat, semakin sehat, dan terus menjadi pilar kesejahteraan bagi seluruh anggotanya,” sambungnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa koperasi harus tetap menjaga jati dirinya sebagai gerakan ekonomi berbasis kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan, bukan semata mengejar keuntungan.

Menurutnya, koperasi yang sehat akan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, pihaknya mendorong seluruh koperasi di Kabupaten Sumenep terus meningkatkan kualitas tata kelola, profesionalisme, dan akuntabilitas agar mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang tangguh dan berdaya saing.

Dengan capaian tersebut, KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mempertegas bahwa budaya tata kelola yang baik mampu melahirkan koperasi modern yang sehat, dipercaya anggotanya, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan pegawai di lingkungan rumah sakit.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Harkopnas ke-79 Jadi Titik Balik Ekonomi Sumenep, Bupati Fauzi Dorong Koperasi Naik Kelas sebagai Mesin Pertumbuhan Daerah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB