Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli (empat dari kanan) saat mendampingi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam rangka upacara Harkopnas ke-79 (Za - garudajati.com)

i

Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli (empat dari kanan) saat mendampingi Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo dalam rangka upacara Harkopnas ke-79 (Za - garudajati.com)

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memanfaatkan momentum Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 untuk mengirim sinyal kuat bahwa era koperasi dengan pola lama harus ditinggalkan.

Kini, koperasi didorong naik kelas menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan usaha produktif, memperkuat UMKM, hingga membuka peluang ekonomi baru di tingkat desa.

Komitmen tersebut menjadi fokus utama DKUPP dalam mengakselerasi pembinaan koperasi agar mampu menjawab tantangan ekonomi yang semakin kompetitif sekaligus mendukung lahirnya ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Kepala DKUPP Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli, mengatakan bahwa Harkopnas tahun ini harus dimaknai sebagai titik awal perubahan besar dalam pengelolaan koperasi.

Menurutnya, koperasi tidak boleh hanya dikenal sebagai tempat menyimpan dan meminjam uang, tetapi harus berkembang menjadi lembaga ekonomi yang mampu menciptakan nilai tambah bagi anggotanya.

“Paradigma koperasi harus berubah. Koperasi tidak cukup hanya menjalankan aktivitas simpan pinjam, tetapi harus mampu menjadi pusat usaha produktif yang menggerakkan ekonomi masyarakat. Di situlah arah pembinaan yang terus kami lakukan,” ujar Ramli. Senin (13/7/26)

Ia menjelaskan, DKUPP saat ini memprioritaskan peningkatan kualitas tata kelola koperasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi administrasi, hingga pengembangan unit-unit usaha yang sesuai dengan potensi lokal Kabupaten Sumenep.

Menurut Ramli, koperasi yang sehat akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya tantangan usaha dan persaingan pasar.

Karena itu, pihaknya terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar koperasi memiliki manajemen yang profesional, transparan, serta mampu beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

“Kami ingin koperasi menjadi rumah besar bagi pelaku usaha kecil. Ketika koperasi dikelola secara profesional, manfaatnya tidak hanya dirasakan anggota, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara lebih luas,” katanya.

Pada peringatan Harkopnas ke-79, Pemerintah Kabupaten Sumenep juga memberikan penghargaan kepada koperasi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan membangun organisasi yang sehat dan produktif.

Ramli berharap penghargaan tersebut menjadi pemantik lahirnya lebih banyak koperasi yang inovatif, mandiri, dan mampu menjadi contoh bagi koperasi lain dalam meningkatkan kualitas pelayanan maupun pengembangan usaha.

“Target kami bukan sekadar menambah jumlah koperasi, tetapi melahirkan koperasi yang benar-benar aktif, sehat, produktif, dan menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Sumenep. Itulah makna Harkopnas yang sesungguhnya,” pungkasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru