Tahun Ajaran Baru 2026, Disdik Sumenep Wajibkan Program Diniyah di Seluruh Sekolah Negeri

Senin, 6 Juli 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Garuda Jatim – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, resmi memulai penerapan Program Diniyah di seluruh sekolah yang berada di bawah kewenangannya pada Tahun Ajaran Baru 2026.

Kebijakan ini menjadi tonggak baru dalam penguatan pendidikan karakter dengan menempatkan pembinaan akhlak dan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian integral dari proses belajar mengajar di sekolah.

Program tersebut tidak sekadar menjadi pelengkap kurikulum, melainkan dirancang sebagai instrumen untuk membentuk generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus kokoh secara moral.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, perubahan sosial, dan tantangan global, Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi akademik.

Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, saat memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sumenep di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Senin (6/7/2026).

Apel tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), staf ahli bupati, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta ratusan ASN.

Dalam arahannya, Moh. Iksan menegaskan bahwa Program Diniyah merupakan bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Sumenep.

Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang yang mampu melahirkan peserta didik dengan keseimbangan antara kecerdasan, akhlak, dan spiritualitas.

“Program Diniyah mulai diberlakukan pada Tahun Ajaran Baru 2026 di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kami ingin peserta didik memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, dan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh elemen pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan hingga orang tua siswa.

Kolaborasi itu dinilai menjadi kunci agar pembentukan karakter dapat berlangsung secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Sekolah tidak hanya bertugas mencetak siswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang berintegritas, disiplin, religius, serta memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Melalui implementasi Program Diniyah, Disdik Sumenep berharap tercipta lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi belajar, tetapi juga mampu menanamkan nilai moral, etika, tanggung jawab, serta kepedulian sosial kepada peserta didik sejak usia dini.

Kebijakan ini sekaligus mempertegas arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Sumenep yang berorientasi pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter.

“Kami meyakini investasi pada pendidikan berbasis nilai akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing, namun tetap berpegang teguh pada identitas budaya, etika, dan nilai-nilai keagamaan sebagai modal utama membangun masa depan daerah,” tukasnya.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru