DLH Sumenep Bergerak Cepat, Pangkas Pohon Rawan Tumbang di Gerbang Pemkab Demi Cegah Risiko Fatal

Senin, 4 Mei 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DLH Sumenep saat melakukan pemangkasan pohon kering di area pintu masuk Kantor Pemerintah Kabupaten (Za - garudajatim.com)

i

DLH Sumenep saat melakukan pemangkasan pohon kering di area pintu masuk Kantor Pemerintah Kabupaten (Za - garudajatim.com)

SUMENEP, Garuda Jatim — Langkah cepat dan terukur ditunjukkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dalam menjaga keselamatan publik.

Tanpa menunggu potensi bahaya menjadi nyata, tim DLH langsung melakukan pemangkasan pohon kering di area pintu masuk Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep. Senin (4/5/26)

Kawasan yang dikenal sebagai salah satu titik dengan mobilitas tinggi itu menjadi prioritas penanganan, mengingat intensitas aktivitas kendaraan dan pejalan kaki yang terus meningkat setiap harinya. Pemangkasan dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi dahan patah yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam pengelolaan ruang terbuka hijau yang aman dan berkelanjutan.

“Kami menekankan pentingnya perawatan pohon secara berkala sebagai bagian dari mitigasi risiko di ruang publik. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, sehingga setiap potensi bahaya harus diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus digencarkan di berbagai titik strategis lainnya di wilayah Sumenep.

“DLH berkomitmen menjaga keseimbangan antara fungsi ekologis dan aspek keselamatan. Penataan pohon tidak hanya soal keindahan, tetapi juga tentang perlindungan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Sumenep, Hasinudin Firdaus, turun langsung ke lapangan memimpin jalannya proses, memastikan setiap tahapan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Dengan dukungan armada mobil truk pemangkas khusus, petugas menyisir bagian atas pepohonan, memangkas dahan-dahan tinggi yang mulai mengering dan rapuh. Proses dilakukan secara hati-hati untuk menghindari gangguan lalu lintas serta menjaga keselamatan petugas di lapangan.

“Pemangkasan ini merupakan bagian dari perawatan terhadap pohon-pohon yang sudah mengalami kekeringan, agar dahan-dahannya tidak jatuh dan mengenai pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar area kantor,” ujar Hasinudin di sela kegiatan.

Ia menegaskan, faktor usia pohon dan kondisi cuaca ekstrem menjadi penyebab utama meningkatnya risiko kerusakan pada vegetasi di ruang publik. Tanpa penanganan cepat, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan insiden yang tidak diinginkan.

“Kami tidak ingin menunggu sampai terjadi insiden. Karena itu, langkah antisipatif seperti ini harus dilakukan secara berkala dan terukur,” tegasnya.

Menurut Hasinudin, kehadirannya secara langsung di lokasi merupakan bentuk komitmen DLH dalam memastikan setiap pekerjaan berjalan maksimal, bukan sekadar formalitas.

“Kami turun langsung untuk memastikan proses pemangkasan berjalan maksimal, tepat sasaran, dan benar-benar menyentuh pohon-pohon yang berpotensi membahayakan,” tutupnya.

Selain aspek keselamatan, kegiatan ini juga berdampak pada penataan visual kawasan. Area pintu masuk Pemkab Sumenep kini tampak lebih tertata, bersih, dan terbuka, mencerminkan wajah kota yang lebih representatif.(Za/Di

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil
Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok
KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3
Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat
DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama
Bupati Sumenep dan Kadisdik Sidak Hari Pertama MPLS
Fauzi Wongsojudo Lantik 25 Pejabat Administrator, Kirim Sinyal Percepatan Reformasi Birokrasi hingga Pelayanan Desa
Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, DKUPP Sumenep Siapkan Koperasi Jadi ‘Mesin Baru’ Penggerak Ekonomi Desa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:21 WIB

DKPP Sumenep Pasang ‘Sabuk Pengaman’ Program Pertanian 2026, APH hingga Petani Bersatu Kawal Anggaran dan Hasil

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:01 WIB

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:41 WIB

KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Predikat Koperasi Sehat dengan Nilai 88,3

Jumat, 17 Juli 2026 - 08:06 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Diskop UKM Perindag Sumenep Dorong KDKMP Menjadi Mesin Baru Ekonomi Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:12 WIB

DKPP Sumenep Siapkan Alsintan Rp1,9 Miliar, Petani Bersiap Tinggalkan Cara Lama

Berita Terbaru

Foto petani tembakau saat panen (Za - garudajatim.com)

Berita

Jelang Panen, TIHT 2026 Sumenep Masih Digodok

Jumat, 17 Jul 2026 - 20:01 WIB