Dari Istighatsah ke Simbol Perlawanan Sunyi: Ribuan Warga Pamekasan Sambut Kepulangan Haji Her

Minggu, 12 April 2026 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha tembakau Pamekasan, Khairul Umam alias Haji Her, saat disambut jutaan masyarakat (Za - garudajatim.com)

i

Pengusaha tembakau Pamekasan, Khairul Umam alias Haji Her, saat disambut jutaan masyarakat (Za - garudajatim.com)

PAMEKASAN, Garuda Jatim – Gelombang manusia membanjiri gudang induk Bawang Mas Group di Desa Blumbungan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (12/4/2026), menyambut kepulangan pengusaha tembakau Khairul Umam alias Haji Her.

Ribuan warga dan petani tembakau hadir sejak pagi, menghadirkan suasana yang tak sekadar meriah, tetapi juga sarat makna sosial dan emosional.

Kehadiran massa yang memadati lokasi menjadi gambaran kuatnya ikatan antara Haji Her dan masyarakat akar rumput. Mereka datang dari berbagai penjuru, membawa harapan sekaligus menunjukkan loyalitas terhadap sosok yang selama ini dinilai dekat dengan kehidupan petani tembakau.

Penyambutan ini berlangsung tak lama setelah Haji Her memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi pada 9 April 2026. Kepulangannya pun menjelma menjadi momentum penting, bukan hanya secara personal, tetapi juga sosial di tengah masyarakat Pamekasan.

Acara yang digelar tidak berhenti pada seremoni penyambutan. Ribuan warga mengikuti istighatsah dan doa bersama yang berlangsung khidmat. Suasana religius mengalir kuat, memperlihatkan bagaimana dukungan masyarakat tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga spiritual.

Sejumlah ulama berpengaruh turut memimpin doa, di antaranya KH. Hakam Masduki, KH. Fahrurrozi Musyaffa, dan KH. Afifuddin Toha. Kehadiran mereka mempertegas bahwa momentum ini juga mendapat legitimasi moral dari tokoh-tokoh agama setempat.

Dalam sambutannya, Haji Her mengaku tersentuh melihat besarnya dukungan yang diberikan masyarakat. Ia menilai, kehadiran ribuan warga menjadi bukti bahwa hubungan yang terbangun selama ini tidak bisa dipisahkan begitu saja.

“Saya sangat berterima kasih atas sambutan luar biasa ini. Ini bukan hanya tentang saya, tetapi tentang kebersamaan kita,” ujarnya di hadapan massa.

Ia juga menyinggung adanya upaya sistematis dari pihak tertentu yang dinilainya ingin menjatuhkan reputasinya. Namun, ia memastikan tidak akan mundur dari komitmennya bersama masyarakat.

“Ada pihak yang mencoba mendiskreditkan saya, tetapi saya tidak akan meninggalkan masyarakat dan petani,” tegasnya.

Menurutnya, dukungan yang terus mengalir menjadi energi besar untuk menghadapi berbagai tekanan. Ia menegaskan bahwa dirinya akan tetap berada di garis yang sama bersama rakyat.

“Selama ini saya berdiri bersama mereka, dan saya tidak akan berubah,” tambahnya.

Lebih dari sekadar penyambutan, peristiwa ini menjadi refleksi sosial tentang bagaimana figur lokal dapat membangun ikatan kuat dengan komunitasnya.

Di tengah dinamika yang berkembang, solidaritas warga Pamekasan terhadap Haji Her justru semakin menguat, menjadikannya simbol kepercayaan yang terus bertahan di akar rumput.(Za/Di)

Penulis : Za

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel garudajatim.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI
Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme
Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal
Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival
Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026
PKKMB UPI Sumenep Tantang 530 Maba Jadi Generasi Pencipta Karya
Lakpesdam dan LPBH NU Desak THM Bermasalah Ditutup Permanen, Kapolresta Sumenep: Jika Terbukti Melanggar, Tindak Tegas
Karapan Sapi Sumenep 2026 Siap Dimulai, Delapan Korwil Berebut Tiket ke Piala Presiden
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Karang Anyar Sumenep Sulap Jalan Raya Jadi Panggung Budaya di HUT ke-81 RI

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Warna-Warni Kemerdekaan di MYZE Hotel Sumenep, Anak-anak Diajak Berkarya dan Nyalakan Semangat Nasionalisme

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Den Haag Tawarkan Harga Ramah Kantong, PR Gunung Payudan Jadikan MCF 2026 Arena Melawan Gempuran Rokok Ilegal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Sae Rassa MYZE Hotel Sumenep by ARTOTEL Hadirkan “Oase Rasa” di Tengah Madura Culture Festival

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Dispusip Sumenep Bawa Misi Literasi ke Tengah Gemerlap Madura Night Vaganza 2026

Berita Terbaru